Teras News — Hari ke-29 masa operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026, sebanyak 192.185 jemaah haji asal Indonesia tercatat telah tiba di Arab Saudi. Kementerian Agama melaporkan angka tersebut seiring makin dekatnya rangkaian puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah dan prosesi Armuzna.
192.185 Jemaah Sudah Bertolak ke Tanah Haram
Proses pemberangkatan jemaah dari Indonesia berjalan bertahap sejak awal masa operasional. Hingga hari ke-29, Kementerian Agama mencatat 192.185 jemaah telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Angka ini mencerminkan mayoritas kuota haji Indonesia yang sudah berada di Tanah Haram, bersiap menjalani serangkaian ibadah inti.
Armuzna merujuk pada tiga lokasi sakral yang menjadi inti ibadah haji: Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Di sinilah jutaan jemaah dari seluruh dunia berkumpul untuk wukuf, mabit, dan lempar jumrah. Bagi jemaah Indonesia, persiapan menuju rangkaian ini menjadi perhatian utama para petugas haji di lapangan.
Baca Juga:
Persiapan Jelang Puncak Ibadah
Dengan ratusan ribu jemaah yang sudah berada di Arab Saudi, koordinasi antara petugas haji Indonesia dan otoritas Arab Saudi terus diintensifkan. Kondisi fisik jemaah, khususnya lansia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit, menjadi prioritas pengawasan sebelum memasuki fase Armuzna yang menuntut stamina ekstra.
Cuaca panas ekstrem di Makkah dan Madinah kerap menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah Indonesia yang tidak terbiasa dengan suhu tinggi di Jazirah Arab. Petugas kesehatan kloter terus mengingatkan jemaah untuk menjaga hidrasi dan tidak memaksakan diri di luar tenda atau penginapan di siang hari.
Proses pemberangkatan jemaah dari Indonesia sendiri dijadwalkan berlangsung hingga seluruh kuota terpenuhi sebelum masa puncak haji tiba. Publik Tanah Air, khususnya keluarga para jemaah, menanti kabar perkembangan kondisi sanak saudara mereka yang kini tengah bersiap menjalani momen paling menentukan dalam perjalanan spiritual tersebut.
Editor: Arif Budiman