Internasional

Iran Siapkan Respons Taktis Militer Jika AS Kembali Menyerang

14
×

Iran Siapkan Respons Taktis Militer Jika AS Kembali Menyerang

Sebarkan artikel ini

Teras NewsIran tidak tinggal diam menghadapi kemungkinan serangan baru dari Amerika Serikat. Militer Teheran disebut telah menyiapkan serangkaian langkah taktis baru sebagai respons jika Washington kembali melancarkan serangan ke wilayah atau kepentingan Iran.

Informasi itu disampaikan sumber militer Iran kepada kantor berita Sputnik. Tidak ada rincian spesifik yang diungkap soal bentuk atau skala langkah taktis yang dimaksud, namun pernyataan ini mencerminkan kesiagaan Teheran di tengah ketegangan yang belum mereda dengan Washington.

Ketegangan AS-Iran Belum Mereda

Hubungan antara Amerika Serikat dan Iran memang jarang benar-benar tenang dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara telah berulang kali berada di ambang konflik terbuka, mulai dari serangan drone di kawasan Teluk, pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani pada 2020, hingga serangkaian serangan dan balasan yang melibatkan proksi masing-masing di Timur Tengah. Ketegangan kembali meningkat seiring negosiasi nuklir yang berjalan alot dan tekanan sanksi ekonomi yang terus digencarkan AS terhadap Iran.

Dalam konteks itulah pernyataan sumber militer Iran ini muncul. Pesan yang disampaikan cukup jelas: Teheran mengaku sudah bersiap jika skenario terburuk kembali terjadi.

Sputnik Jadi Saluran Informasi

Pilihan Iran untuk menyampaikan informasi ini melalui Sputnik, kantor berita milik pemerintah Rusia, bukan tanpa makna dalam lanskap geopolitik saat ini. Moskow dan Teheran memiliki hubungan yang relatif erat, terutama dalam konteks perlawanan bersama terhadap tekanan Barat. Namun demikian, identitas sumber militer yang dimaksud tidak diungkap secara terbuka.

Pihak resmi pemerintah AS maupun militer Amerika belum mengeluarkan pernyataan publik terkait klaim tersebut.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus menjadi perhatian komunitas internasional, dan pernyataan kesiagaan militer dari salah satu pihak seperti ini berpotensi memperkeruh suasana yang memang sudah penuh tekanan.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Ratna Dewi