Berita

Tinjau 2 SPPG di Belu dan Malaka, Esthon Foenay Minta Dapur MBG Pakai Tenaga Lokal

16
×

Tinjau 2 SPPG di Belu dan Malaka, Esthon Foenay Minta Dapur MBG Pakai Tenaga Lokal

Sebarkan artikel ini

Teras News — Rabu (6/5/2026), anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Esthon Foenay turun langsung ke dua titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah perbatasan Nusa Tenggara Timur, memastikan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dua lokasi yang dikunjungi adalah SPPG Mandeu Raianuk di Kabupaten Belu dan SPPG Webriamata di Kabupaten Malaka, keduanya berada di kawasan perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.

Esthon: Pelaksana di Lapangan Harus Paham Semangat Program Prabowo

Mantan Wakil Gubernur NTT itu hadir bukan sekadar seremonial. Ia memeriksa langsung bagaimana dapur MBG beroperasi, mulai dari sistem kerja hingga pemahaman para pelaksana lapangan terhadap tujuan program.

“Kedatangan saya untuk melihat langsung pelayanan di SPPG ini, karena seluruh pelaksana di lapangan harus memahami sistem dan semangat program yang disampaikan Presiden Prabowo,” kata Esthon.

Ia menekankan agar operasional dapur MBG dijalankan sesuai standar nasional. Satu hal yang ia soroti khusus: keterlibatan tenaga kerja lokal. Bagi Esthon, program ini seharusnya tidak hanya memberi makan anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga sekitar dapur.

13 Dapur Beroperasi, 12 Lagi Dalam Proses di Kabupaten Malaka

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Malaka Benny Chandradinata, yang mendampingi kunjungan ini, menyebut bahwa 13 dapur MBG sudah aktif beroperasi di Kabupaten Malaka. Dua belas dapur lainnya masih dalam proses pembangunan.

Angka itu mencerminkan ekspansi bertahap program di wilayah yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan angka stunting tinggi di NTT. Bagi keluarga di perbatasan, kehadiran dapur MBG berarti anak-anak mereka mendapat asupan bergizi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kemampuan ekonomi orang tua.

Koperasi Desa Merah Putih Sudah Masuk 122 dari 127 Desa

Kunjungan Esthon tidak berhenti di dapur MBG. Ia juga mengecek perkembangan Program Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Malaka. Program itu kini telah terealisasi di 122 desa dari total 127 desa yang ada di wilayah tersebut. Lima desa sisanya belum tercakup.

Esthon didampingi Benny Chandradinata serta sejumlah tenaga ahli selama kunjungan lapangan berlangsung.

Dengan 25 dapur MBG yang ditargetkan beroperasi penuh di Kabupaten Malaka, perhatian kini tertuju pada kecepatan penyelesaian 12 dapur yang masih dalam tahap pembangunan, sekaligus sejauh mana warga lokal benar-benar terserap sebagai tenaga kerja di fasilitas tersebut.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Ratna Dewi