Berita

Groundbreaking Hilirisasi Tahap II di Cilacap, Prabowo: Teknologi Terbaik Harus Jadi Standar

7
×

Groundbreaking Hilirisasi Tahap II di Cilacap, Prabowo: Teknologi Terbaik Harus Jadi Standar

Sebarkan artikel ini

Teras News — Rabu (29/4), Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah. Bukan seremoni biasa — acara ini menandai dorongan pemerintah agar proyek-proyek strategis nasional tidak jalan di tempat secara teknologi.

Di hadapan para pejabat dan pemangku kepentingan, Prabowo menyampaikan pesan yang tegas: setiap proyek hilirisasi harus terus dievaluasi secara berkala, disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini, dan ujung-ujungnya harus memberi manfaat nyata bagi rakyat.

“Hilirisasi harus berbasis teknologi terbaik dan utamakan manfaat untuk rakyat,” kata Prabowo dalam sambutannya di Cilacap, Rabu (29/4).

Cilacap sebagai Titik Strategis Hilirisasi Energi

Refinery Unit IV Cilacap bukan lokasi yang dipilih secara kebetulan. Fasilitas ini merupakan salah satu kilang minyak utama milik Pertamina di Indonesia, yang selama ini menjadi tulang punggung pengolahan bahan bakar dalam negeri. Groundbreaking tahap II di lokasi ini mengisyaratkan perluasan skala pengolahan sekaligus peningkatan kapasitas teknologi di sektor hilir energi nasional.

Prabowo menekankan bahwa orientasi hilirisasi tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Proyek-proyek besar harus adaptif — artinya, ketika teknologi global berkembang, implementasi di dalam negeri pun wajib ikut bergerak.

Dampak ke Warga: Lebih dari Sekadar Kilang Baru

Bagi warga biasa, istilah hilirisasi mungkin terdengar jauh dari keseharian. Tapi efeknya bisa sangat konkret. Pengolahan bahan baku di dalam negeri, alih-alih diekspor mentah, berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, menekan harga produk turunan di pasar lokal, dan mengurangi ketergantungan pada impor produk jadi.

Pemerintah menempatkan hilirisasi sebagai salah satu pilar utama untuk mendongkrak nilai tambah sumber daya alam Indonesia. Proyek tahap II di Cilacap ini merupakan kelanjutan dari gelombang pertama hilirisasi yang sudah bergulir sebelumnya.

Publik kini menunggu realisasi komitmen tersebut, khususnya sejauh mana proyek di Cilacap ini akan menyerap tenaga kerja lokal dan berdampak pada stabilitas harga energi bagi masyarakat luas.

Penulis: Siti Rahma
Editor: Ratna Dewi