Teras News — Jakarta – Membeli kendaraan listrik seharga lebih dari Rp700 juta bukan sekadar soal performa baterai atau fitur canggih. Bagi Xpeng Indonesia, calon pembeli di segmen premium justru lebih mudah dijangkau lewat pengalaman dan gaya hidup ketimbang lembar spesifikasi teknis.
Vice President Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto, mengungkapkan pendekatan ini menjadi tulang punggung strategi pemasaran merek asal China tersebut di Tanah Air. Ia menyampaikannya di Jakarta pada 28 Juni 2025. “Produk premium lebih cocok disandingkan dengan lifestyle. Yang paling penting adalah menemukan produk yang sesuai dengan gaya hidup konsumennya,” kata Hari.
Strategi itu diwujudkan bukan melalui pameran otomotif konvensional, melainkan lewat serangkaian aktivitas yang melibatkan pelanggan, komunitas, dan media sekaligus dalam satu ekosistem. Xpeng menggandeng Erajaya Active Lifestyle untuk menghadirkan kegiatan yang dekat dengan minat konsumen, mulai dari ajang lari, dunia teknologi, hingga gaya hidup digital.
Baca Juga:
“Ini bukan hanya menunjukkan produk baru, tetapi sebuah perayaan yang melibatkan pelanggan, calon pelanggan, dan media,” ujar Hari.
Sambil membangun citra merek, Xpeng juga memperluas jaringan diler berformat 3S, yakni penjualan, servis, dan suku cadang. Perluasan ini disebut krusial mengingat Xpeng masih tergolong merek baru di Indonesia dan kepercayaan konsumen belum sepenuhnya terbangun. Setiap gerai baru wajib disertai kesiapan layanan purnajual, termasuk bengkel resmi dan call center untuk kondisi darurat.
“Kami tidak boleh hanya menambah jaringan penjualan, tetapi juga harus memastikan layanan purnajual ikut berkembang karena itu yang menjamin kenyamanan pelanggan,” tegasnya.
Hari turut menyinggung karakteristik kendaraan listrik yang interval perawatannya jauh lebih panjang dibanding mobil bermesin konvensional. Jeda servis yang lebih jarang ini berpotensi merenggangkan hubungan antara merek dan pelanggan, sehingga Xpeng merancang berbagai program keterlibatan pelanggan agar koneksi itu tetap terjaga di antara jadwal perawatan.
Dari sisi produk, Xpeng mengandalkan keunggulan teknologi sebagai pembeda dari kompetitor, mencakup pengembangan kecerdasan buatan (AI), robotika, mobil terbang, hingga kemampuan merancang chip secara mandiri. “Pendekatan yang menggabungkan teknologi dan gaya hidup diharapkan dapat memperkuat posisi Xpeng di segmen kendaraan listrik premium yang persaingannya semakin ketat di Indonesia,” kata Hari.
Berita Terkait
Editor: Ratna Dewi

