Teras News — 1,2 kilometer — jarak itu ditempuh Jetour G700 Supreme Navigation Edition di atas permukaan Sungai Minjiang hanya dalam 10 menit. Uji coba amfibi SUV produksi massal asal China ini berlangsung di kawasan Houguan, area sungai dengan arus bercabang, pusaran, dan kedalaman lebih dari 8 meter.
Bukan kondisi ideal. Saat pengujian, kabut tebal menyelimuti lokasi, visibilitas rendah, dan gelombang ringan mengiringi manuver kendaraan di permukaan air. Kecepatan aliran sungai tercatat 2 meter per detik — bukan arus yang bisa dianggap enteng oleh kendaraan konvensional mana pun.
Tiga Rekor Sekaligus di Sungai Terpanjang Keempat China
Dari uji coba ini, G700 Supreme Navigation Edition meraih tiga pencapaian yang diklaim sebagai yang pertama di China: kendaraan off-road produksi massal pertama yang menyeberangi Sungai Minjiang, pertama yang menjalankan latihan darurat profesional di sungai tersebut, dan pertama yang menguji kemampuan perlindungan kendaraan di permukaan air.
Baca Juga:
Sungai Minjiang sendiri bukan pilihan lokasi sembarangan. Sungai sepanjang lebih dari 700 kilometer ini mengalir melalui Provinsi Fujian, China, dan dikenal punya karakter hidrologi yang kompleks — arus deras di hulu, ngarai dalam di bagian tengah, hingga jaringan sungai dan lahan basah di hilir. Area Houguan yang menjadi lokasi pengujian merupakan salah satu titik dengan arus paling tidak menentu.
Teknologi IP68 dan Thruster 800V di Balik Kemampuan Amfibi
Kemampuan G700 melewati uji coba ini bertumpu pada tiga sistem utama. Pertama, GAIA Complete Domain Intelligent Control System — sistem kendali cerdas yang memungkinkan pengendalian real-time di berbagai medan, baik perbukitan maupun perairan. Kedua, sistem Ark amphibious all-terrain sealing berstandar IP68, yang memastikan seluruh komponen elektronik dan mekanis tetap terlindungi saat kendaraan terendam air. Standar IP68 sendiri merupakan tingkat proteksi tertinggi dalam klasifikasi ingress protection, yang berarti perangkat mampu bertahan terendam di kedalaman lebih dari 1 meter dalam jangka waktu tertentu.
Ketiga, Super Ark 800V silicon carbide thruster — pendorong berbasis karbit silikon tegangan tinggi yang menghasilkan daya dorong optimal untuk melawan arus deras. Kombinasi ketiga sistem ini yang memungkinkan kendaraan tetap bermanuver stabil di tengah arus Minjiang.
Jetour Klaim Teknologi Ini untuk Kebutuhan Penyelamatan Nyata
Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menyatakan uji coba ini bukan sekadar demonstrasi teknis. “Ini merupakan bagian dari komitmen JETOUR dalam menghadirkan teknologi yang telah teruji secara nyata untuk mendukung kebutuhan mobilitas yang semakin beragam,” kata Ranggy dalam keterangan resminya, Selasa.
Ranggy menambahkan, pengujian dirancang untuk membuktikan bahwa inovasi yang dikembangkan Jetour tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat memberikan perlindungan nyata bahkan dalam kondisi ekstrem.
G700 Supreme Navigation Edition sebelumnya juga pernah menyelesaikan penyeberangan di Sungai Yangtze — sungai terpanjang di Asia — menjadikan uji coba di Minjiang sebagai kelanjutan dari rangkaian pembuktian kemampuan amfibi kendaraan ini di perairan terbuka.
Dilansir dari laporan Antara.
Berita Terkait
Editor: Surya Dharma