Internasional

Cole Tomas Allen, Pria 31 Tahun dari California, Ditangkap Terkait Rencana Penembakan di White House Correspondents’ Dinner

4
×

Cole Tomas Allen, Pria 31 Tahun dari California, Ditangkap Terkait Rencana Penembakan di White House Correspondents’ Dinner

Sebarkan artikel ini

Teras NewsCole Tomas Allen, pria berusia 31 tahun asal Torrance, California, ditangkap sebagai terduga pelaku yang merencanakan penembakan di acara White House Correspondents’ Dinner. Penangkapan ini mengguncang komunitas jurnalis dan kalangan pejabat yang rutin menghadiri acara bergengsi tahunan tersebut.

Allen diketahui berasal dari Torrance, sebuah kota di pinggiran barat daya Los Angeles. Otoritas setempat, seperti dilaporkan Sindonews, menyebut pria itu memiliki sedikitnya tiga motif di balik rencana kejahatannya, termasuk keinginan menciptakan tragedi nasional.

White House Correspondents’ Dinner, Ajang Bergengsi yang Jadi Target

White House Correspondents’ Dinner adalah acara tahunan yang mempertemukan presiden Amerika Serikat, pejabat pemerintah, politisi, dan ratusan jurnalis dari berbagai media besar. Acara ini kerap dihadiri tokoh-tokoh paling berpengaruh di Washington D.C., menjadikannya salah satu ajang dengan tingkat keamanan tinggi sekaligus target yang menarik bagi pelaku kejahatan bermotif politik.

Rencana Allen menyasar acara tersebut memicu kekhawatiran serius soal celah keamanan di salah satu pertemuan paling publik di lingkaran kekuasaan Amerika. Publik dan kalangan media kini menunggu penjelasan lengkap dari otoritas terkait bagaimana rencana itu berhasil terdeteksi sebelum terlaksana.

Tiga Motif di Balik Rencana Kekerasan

Otoritas menyebut Allen memiliki tiga motif yang mendorong rencananya. Salah satunya adalah keinginan untuk menciptakan tragedi nasional. Motif-motif lainnya masih dalam proses penyelidikan lebih dalam oleh pihak berwenang.

Penyelidikan terhadap Allen masih berlangsung. Pihak berwenang Amerika Serikat belum merilis pernyataan resmi lengkap mengenai kronologi penangkapan dan detail dakwaan yang akan dihadapi terduga pelaku.

Penulis: Rizky Pratama
Editor: Arif Budiman