Berita

Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo, Fokus Upah Layak dan Kepastian Kerja Buruh

42
×

Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo, Fokus Upah Layak dan Kepastian Kerja Buruh

Sebarkan artikel ini

Teras News — Senin (8/6/2026), Presiden Prabowo Subianto melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini menempatkan tokoh yang dikenal luas di kalangan gerakan buruh nasional itu langsung di lingkaran inti kepresidenan.

Usai prosesi pelantikan, Said Iqbal langsung menyampaikan rencana kerjanya. Ia menyebut akan segera menghadap Presiden untuk menyampaikan laporan dan pandangannya soal kondisi kesejahteraan buruh di Indonesia saat ini.

“Beberapa hal yang mungkin nanti, karena saya kan…” ujar Said Iqbal kepada wartawan, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Sekretariat Kabinet. Pernyataannya mengindikasikan sejumlah agenda konkret tengah disiapkan untuk disampaikan langsung kepada Presiden dalam waktu dekat.

Tiga Isu Utama: Kepastian Kerja, Upah Layak, Perlindungan Buruh

Said Iqbal menegaskan tiga prioritas yang akan ia perjuangkan dalam posisi barunya: kepastian kerja, upah layak, dan perlindungan buruh. Ketiganya merupakan isu yang selama ini kerap menjadi sumber ketegangan antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja.

Kepastian kerja menyangkut status hubungan kerja jutaan buruh, termasuk maraknya praktik alih daya atau outsourcing yang dinilai merugikan pekerja. Upah layak berkaitan dengan formula penetapan upah minimum yang setiap tahun memicu perdebatan panjang. Perlindungan buruh mencakup jaminan sosial, keselamatan kerja, hingga hak berorganisasi.

Posisi Penasihat Khusus Presiden sendiri bukan jabatan baru dalam struktur pemerintahan Indonesia. Pejabat dengan jabatan ini bertugas memberikan pertimbangan dan masukan langsung kepada presiden di bidang tertentu, tanpa harus melalui jalur kementerian. Artinya, Said Iqbal memiliki akses langsung ke Presiden Prabowo untuk menyuarakan kepentingan kalangan pekerja.

Figur Lama di Panggung Baru

Said Iqbal bukan nama baru di dunia perburuhan Indonesia. Ia dikenal sebagai Presiden Partai Buruh sekaligus tokoh sentral dalam berbagai aksi demonstrasi buruh skala nasional dalam beberapa tahun terakhir. Kini, dari luar gerbang istana, ia berpindah posisi ke dalam.

Jabatan barunya ini disambut perhatian luas dari kalangan serikat pekerja yang selama ini menjadikannya sebagai representasi aspirasi buruh. Publik kini menunggu langkah nyata apa yang akan diambil Said Iqbal dari kursi penasihat presiden untuk mengubah nasib jutaan pekerja Indonesia.

Penulis: Arif Budiman
Editor: Surya Dharma