Berita

MPMX Tanam Terumbu Karang di Pulau Messah Labuan Bajo sebagai Bagian Program ESG Perusahaan

9
×

MPMX Tanam Terumbu Karang di Pulau Messah Labuan Bajo sebagai Bagian Program ESG Perusahaan

Sebarkan artikel ini

Teras News — PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menjalankan program transplantasi terumbu karang di Desa Pasir Putih, Pulau Messah, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari implementasi komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.

Transplantasi Terumbu Karang di Kawasan Wisata Prioritas Nasional

Labuan Bajo bukan lokasi sembarangan. Kawasan ini masuk dalam daftar destinasi wisata super prioritas yang ditetapkan pemerintah pusat, dengan ekosistem laut yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kondisi terumbu karang di perairan sekitarnya berpengaruh langsung terhadap keberlangsungan ekosistem bawah laut sekaligus penghidupan masyarakat nelayan setempat.

Program transplantasi yang dijalankan MPMX menyasar Desa Pasir Putih di Pulau Messah — salah satu pulau kecil di gugusan Taman Nasional Komodo. Kegiatan ini masuk dalam kerangka strategi ESG perusahaan yang mencakup dimensi lingkungan, sosial, dan tata kelola.

ESG Jadi Fokus Korporasi di Tengah Tuntutan Keberlanjutan

Dalam beberapa tahun terakhir, penerapan prinsip ESG semakin dituntut dari perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. MPMX, yang bergerak di sektor distribusi otomotif dan jasa keuangan, mengintegrasikan program lingkungan hidup ke dalam agenda korporasinya.

Transplantasi terumbu karang adalah metode pemulihan ekosistem laut yang melibatkan penanaman fragmen karang hidup pada substrat buatan atau struktur bawah laut. Teknik ini digunakan secara luas di berbagai wilayah Indonesia yang kawasan terumbu karangnya mengalami degradasi akibat perubahan iklim, aktivitas penangkapan ikan yang merusak, atau tekanan pariwisata.

Indonesia sendiri memiliki sekitar 18 persen terumbu karang dunia, namun sebagian besar dalam kondisi terancam. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan menunjukkan hanya sekitar 6 persen terumbu karang nasional yang masih dalam kondisi sangat baik.

Dilansir dari laporan Sindonews.

Penulis: Ahmad Fauzan
Editor: Arif Budiman