Berita

Giant Seawall Pantura Jawa: Prabowo Dorong Proyek Tanggul Raksasa Jadi Mesin Ekonomi Pesisir

11
×

Giant Seawall Pantura Jawa: Prabowo Dorong Proyek Tanggul Raksasa Jadi Mesin Ekonomi Pesisir

Sebarkan artikel ini

Teras News — Jutaan warga di sepanjang Pantai Utara Jawa selama ini hidup berdampingan dengan ancaman ganda: banjir rob yang makin sering dan permukaan tanah yang terus amblas. Pemerintah kini mendorong agar proyek tanggul laut raksasa (giant seawall) yang dirancang untuk melindungi kawasan itu juga sekaligus menjadi penggerak ekonomi bagi daerah-daerah pesisir yang terdampak.

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (12/5). Salah satu agenda utama pembahasan adalah pengembangan dan perlindungan Pantai Utara Jawa, termasuk rencana pembangunan giant seawall.

Dua Ancaman Sekaligus: Tanah Amblas dan Banjir Rob

Dalam pertemuan itu, pemerintah mengakui kondisi pesisir utara Jawa tengah menghadapi tekanan berat. “Kita tahu bahwa kondisinya hari ini menghadapi tantangan, baik dari land subsidence, penurunan permukaan tanah,” demikian pernyataan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet RI.

Land subsidence atau penurunan permukaan tanah merupakan fenomena ketika daratan secara perlahan turun, umumnya akibat pengambilan air tanah berlebihan dan beban konstruksi. Di beberapa titik di Pantura, penurunan ini mencapai belasan sentimeter per tahun, membuat kawasan pemukiman makin rentan tenggelam bahkan tanpa hujan sekalipun.

Tanggul Bukan Sekadar Tembok Penahan Air

Yang membedakan visi pemerintah kali ini adalah ambisi untuk menjadikan giant seawall bukan sekadar infrastruktur pertahanan. Proyek ini diharapkan turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah pesisir secara langsung.

Pendekatan ini relevan mengingat kawasan Pantura merupakan salah satu koridor ekonomi paling padat di Indonesia, tempat jutaan nelayan, petani tambak, buruh industri, dan pelaku usaha kecil bergantung pada ekosistem pesisir yang kini makin terancam. Kerusakan kawasan pesisir bukan hanya persoalan lingkungan, melainkan juga ancaman terhadap penghidupan sehari-hari warga.

Pertemuan di Istana Merdeka itu juga mencakup pembahasan isu infrastruktur dan pembangunan kewilayahan lainnya, meski detail lebih lanjut mengenai skema pembiayaan, tahapan pembangunan, maupun target penyelesaian giant seawall belum diumumkan secara resmi usai rapat.

Pantura, Kawasan yang Tak Bisa Menunggu Lama

Urgensi proyek ini sulit diabaikan. Beberapa kota besar di Pantura, termasuk Jakarta bagian utara, Semarang, dan Demak, sudah mengalami banjir rob yang frekuensinya meningkat dalam satu dekade terakhir. Ribuan rumah warga di kawasan-kawasan itu kerap terendam air laut meski cuaca cerah.

Pemerintah kini berada pada titik di mana keputusan soal giant seawall bukan lagi soal apakah perlu dibangun, melainkan bagaimana membangunnya agar manfaatnya terasa nyata bagi warga pesisir, bukan hanya melindungi aset infrastruktur besar di belakangnya.

Penulis: Indah Lestari
Editor: Arif Budiman