Berita

150.000 Peserta Magang Nasional 2026 Bakal Digaji UMP, Peserta di Jakarta Kantongi Rp5,7 Juta

11
×

150.000 Peserta Magang Nasional 2026 Bakal Digaji UMP, Peserta di Jakarta Kantongi Rp5,7 Juta

Sebarkan artikel ini

Teras News — Program Magang Nasional 2026 membuka kuota 150.000 peserta dengan jaminan upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP) masing-masing daerah. Bagi peserta yang magang di Jakarta, angka yang diterima cukup besar: Rp5,7 juta per bulan.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan program tersebut sebagai bagian dari skema peningkatan kompetensi tenaga kerja muda Indonesia. Dengan sistem pengupahan berbasis UMP, nilai yang diterima peserta akan berbeda-beda tergantung provinsi tempat mereka magang.

150.000 Kuota Tersedia, Gaji Ikuti UMP Tiap Provinsi

Kemnaker menetapkan 150.000 kursi untuk program Magang Nasional tahun ini. Sistem pengupahan yang mengacu pada UMP membuat peserta di provinsi dengan UMP tinggi otomatis mendapat kompensasi lebih besar. Jakarta, yang mencatat UMP tertinggi di antara provinsi-provinsi besar, menempatkan pesertanya di angka Rp5,7 juta per bulan.

UMP setiap provinsi ditetapkan pemerintah daerah setiap tahun mengacu pada formula yang diatur dalam regulasi ketenagakerjaan nasional. Artinya, peserta yang magang di Jawa Tengah atau Jawa Timur, misalnya, akan menerima kompensasi sesuai UMP provinsi tersebut yang besarannya berbeda dari Jakarta.

Konteks Program Magang Nasional

Program magang berskala nasional seperti ini dirancang untuk menjembatani lulusan pendidikan dengan dunia kerja. Peserta umumnya ditempatkan di perusahaan-perusahaan mitra pemerintah selama periode tertentu, dengan tujuan membekali mereka pengalaman kerja nyata sebelum terjun ke pasar tenaga kerja secara penuh.

Skema pengupahan berbasis UMP yang diterapkan dalam Magang Nasional 2026 menjadi pembeda dibanding program serupa di tahun-tahun sebelumnya, di mana kompensasi peserta magang kerap kali tidak setara dengan standar upah minimum daerah.

Publik kini menantikan informasi lanjutan dari Kemnaker soal mekanisme pendaftaran, jadwal pelaksanaan, serta daftar perusahaan mitra yang akan menyerap 150.000 peserta program ini.

Penulis: Ratna Dewi
Editor: Surya Dharma