Berita

Indonesia Bawa 50 Perusahaan ke INNOPROM 2026 Rusia, Incar Posisi Ekonomi Terbesar Ke-4 Dunia

16
×

Indonesia Bawa 50 Perusahaan ke INNOPROM 2026 Rusia, Incar Posisi Ekonomi Terbesar Ke-4 Dunia

Sebarkan artikel ini

Teras News — Lima puluh perusahaan Indonesia, mulai dari UMKM hingga kawasan industri, akan tampil di pameran industri internasional INNOPROM 2026 di Ekaterinburg, Rusia, pada 6–9 Juli 2026. Indonesia menjadi Official Partner Country dalam ajang yang disebut sebagai pameran industri terbesar di kawasan Eurasia itu.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menilai keikutsertaan ini bukan sekadar pameran biasa. Ia menyebut penunjukan Indonesia sebagai negara mitra mencerminkan eratnya hubungan bilateral Jakarta–Moskow sekaligus kekuatan ekonomi Indonesia di mata internasional.

Kemenperin menargetkan ajang ini membuka pasar baru bagi produk manufaktur Indonesia di kawasan Eurasia. Sektor yang didorong masuk mencakup makanan dan minuman, tekstil, furnitur, produk karet, serta industri hilirisasi sumber daya alam. Selain pameran, Indonesia Pavilion juga akan menyelenggarakan sesi business matching langsung antara pelaku industri Indonesia dengan mitra potensial dari kawasan tersebut.

Agus Gumiwang menegaskan INNOPROM menjadi salah satu jalur Indonesia menuju target besar jangka menengah. “Langkah ini menjadi jalan bagi RI untuk mencapai posisi ekonomi terbesar ke-4 di dunia pada 2030, ditopang SDA, SDM, dan kekuatan sektor manufaktur sebagai tulang punggung ekonomi,” kata Agus.

Di luar ekspansi pasar, Kemenperin juga mendorong penguatan daya tahan industri dalam negeri melalui kerja sama internasional di tengah ketidakpastian global. Salah satu caranya adalah memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Sektor kesehatan turut masuk dalam delapan sektor prioritas transformasi industri 4.0 yang kini didorong pemerintah.

Penulis: Ratna Dewi
Editor: Arif Budiman