Teras News — Kementerian Pariwisata mengumumkan sebanyak 1.723 kursi kosong penerbangan pemulangan haji atau empty leg Garuda Indonesia telah terisi oleh penumpang dari Arab Saudi pada musim haji tahun ini, setelah otoritas penerbangan Arab Saudi resmi memberi izin kepada maskapai tersebut untuk mengangkut penumpang di rute pulang.
“Kami dari Kementerian Pariwisata pada prinsipnya tentu men-support hal ini, menerima dengan sangat baik sekali karena kami dari Kementerian Pariwisata juga punya target kunjungan wisatawan ke Indonesia,” kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dalam konferensi pers optimalisasi penerbangan haji di Jakarta, pada 26 Juni.
Skema empty leg bekerja dengan cara memanfaatkan kapasitas kosong pesawat carter haji saat kembali ke Indonesia, yang tanpa penumpang tambahan akan terbang dengan kursi kosong. Izin pengisian kursi tersebut diberikan oleh General Authority of Civil Aviation (GACA), regulator penerbangan Arab Saudi.
Baca Juga:
Angka 1.723 penumpang itu dicapai dalam waktu persiapan yang singkat. Kementerian Pariwisata kini menargetkan capaian yang jauh lebih tinggi pada musim haji 2026 dengan memanfaatkan jeda waktu yang lebih panjang untuk promosi.
Ni Luh menyebut perlunya data mendalam dari Garuda Indonesia untuk memaksimalkan dampak kunjungan wisatawan tersebut terhadap perekonomian daerah. “Tentu kami butuh data dari Garuda Indonesia, akan ke mana saja begitu setelah dari Arab Saudi titiknya di Indonesia di mana saja, kita bisa kuatkan destinasinya dan kita bisa juga kuatkan industrinya,” ujarnya.
Artinya, warga di destinasi wisata yang menjadi titik pendaratan penumpang empty leg berpotensi langsung merasakan tambahan kunjungan dari wisatawan Arab Saudi, mulai dari hotel, restoran, hingga pelaku usaha kecil di kawasan wisata setempat.
Kementerian Pariwisata juga berencana menggencarkan promosi di Arab Saudi melalui jalur digital, misi penjualan, serta pertemuan bisnis business-to-business (B2B) dan business matching. Kolaborasi lintas kementerian antara Kemenpar, Kementerian Haji dan Umrah, Garuda Indonesia, serta Kementerian Perhubungan disebut Ni Luh sebagai kunci keberhasilan program ini.
Program empty leg ini merupakan bagian dari upaya memenuhi target 19,1 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2027 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata, sekaligus merespons arahan Presiden Prabowo Subianto terkait optimalisasi penerbangan haji.
Berita Terkait
Editor: Ratna Dewi