Teras News — Jumat (15/6/2026), di tengah harga emas yang terus bergejolak akibat ketidakpastian ekonomi global, minat masyarakat Indonesia terhadap emas fisik justru tidak surut. Baik emas perhiasan maupun logam mulia tetap menjadi pilihan investasi emas yang paling dicari, baik melalui saluran online maupun offline.
Agus Jaya, Direktur Utama Pundi Emas 24K, menyampaikan pandangan ini dalam program Closing Bell CNBC Indonesia. Menurutnya, dua jenis emas fisik itu masih menjadi instrumen safe haven andalan warga di kala situasi global sedang tidak menentu.
Emas Fisik Tetap Jadi Pilihan Utama Saat Harga Bergejolak
“Emas perhiasan dan logam mulia tetap menjadi pilihan investasi masyarakat safe haven di tengah gejolak global,” kata Agus Jaya dalam dialog bersama Shafinaz Nachiar, Jumat (15/6/2026).
Baca Juga:
Agus menambahkan bahwa justru ketika harga emas naik-turun tajam, masyarakat Indonesia cenderung mempertahankan fokus mereka pada emas fisik. Transaksi pembelian, baik secara tatap muka di gerai maupun lewat platform digital, tetap berjalan. Layanan emas fisik pun masih menjadi produk unggulan Pundi Emas 24K hingga saat ini.
Tren ini mencerminkan pola yang sudah lama tertanam di masyarakat Indonesia. Emas fisik, terutama logam mulia bersertifikat dan perhiasan berbahan emas kadar tinggi, secara historis dipandang sebagai aset yang nilainya relatif terjaga meski kondisi pasar keuangan sedang tidak stabil. Berbeda dari instrumen investasi berbasis kertas seperti reksa dana atau saham, emas fisik memberikan rasa kepemilikan nyata yang masih sangat dihargai banyak kalangan.
Online dan Offline Sama-Sama Bergerak
Salah satu hal yang disorot Agus adalah perpaduan saluran penjualan. Permintaan datang dari dua arah sekaligus: pembeli yang datang langsung ke gerai dan mereka yang memanfaatkan platform digital. Keduanya aktif bergerak, bukan salah satu mendominasi.
Ini menunjukkan bahwa segmen pembeli emas di Indonesia kini semakin luas, tidak lagi terbatas pada generasi yang terbiasa berbelanja secara konvensional. Kelompok muda yang melek teknologi pun mulai masuk ke pasar emas fisik melalui jalur digital.
Kondisi pasar emas global saat ini memang sedang dalam sorotan banyak investor. Ketegangan geopolitik, kebijakan suku bunga bank sentral di berbagai negara, serta kekhawatiran atas perlambatan ekonomi turut mendorong pergerakan harga emas di pasar internasional. Dalam situasi seperti ini, aset-aset yang dianggap aman biasanya mengalami peningkatan permintaan.
Pundi Emas 24K sendiri tampak memosisikan layanan emas fisiknya sebagai respons langsung terhadap kebutuhan itu. Dengan permintaan yang stabil dari dua segmen pasar sekaligus, perusahaan ini optimistis tren positif akan berlanjut selama ketidakpastian global masih membayangi.
Editor: Surya Dharma