Berita

Anggaran Rp2,5 Miliar Disiapkan untuk Perbaikan Jalan Sale–Tahunan Rembang, Hotmix Masuk Akhir Juni 2026

15
×

Anggaran Rp2,5 Miliar Disiapkan untuk Perbaikan Jalan Sale–Tahunan Rembang, Hotmix Masuk Akhir Juni 2026

Sebarkan artikel ini

Teras News — Jumat (12/6/2026), Bupati Rembang Harno memastikan ruas jalan Sale–Tahunan yang sudah lama dikeluhkan warga Kecamatan Sale bakal segera ditangani. Perbaikan jalan Rembang ini ditargetkan mulai dikerjakan pada akhir Juni 2026, menyusul masuknya ruas tersebut ke dalam daftar prioritas infrastruktur Pemerintah Kabupaten Rembang.

Jalan itu bukan jalan biasa. Setiap hari dilewati banyak truk, dan kondisinya sudah sangat buruk. Harno menyebutnya langsung saat ditemui di halaman kantor bupati. “Ini kita menindaklanjuti usulan masyarakat Kecamatan Sale, tentang jalan yang dilewati banyak truk. Di sini, masih sangat buruk. Kalau musim panas itu bledug (banyak debu), kalau musim hujan seperti ini berlumpur,” katanya.

Dua hingga Tiga Titik Rusak Parah, Digarap dengan Konstruksi Hotmix

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru) Kabupaten Rembang, Nugroho Tri Hutomo, merinci bahwa kebutuhan anggaran untuk penanganan ruas ini diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar. Perbaikan difokuskan pada dua hingga tiga titik yang mengalami kerusakan paling parah, dengan metode konstruksi hotmix melalui mekanisme pemeliharaan rutin jalan.

“Kalau Sale itu perhitungan rencana sekitar Rp2,5 miliar. Ada dua atau tiga spot yang perlu diperbaiki. Konstruksinya menggunakan hotmix melalui mekanisme pemeliharaan rutin jalan,” jelas Nugroho saat dihubungi melalui telepon.

Soal jadwal, Nugroho menyebut pelaksanaan fisik menyesuaikan proses pergeseran anggaran yang masih berjalan. “Ruas jalan Sale–Tahunan itu memang direncanakan untuk ada penanganan. Akan tetapi, nanti untuk pelaksanaannya kami mengikuti jadwal pergeseran anggaran. Targetnya, akhir bulan ini sudah ada penanganan di sana,” terangnya.

Bupati Pasang Target, Paling Lambat Awal Juli

Harno memberi tenggat waktu yang tegas. Akhir Juni 2026 jadi target utama, dengan batas toleransi awal Juli jika proses administrasi belum memungkinkan. “Akhir bulan Juni ini saya targetkan pekerjaan jalan bisa masuk ke Sale. Kita berusaha menyelesaikan yang Sale akhir bulan ini. Kalau belum memungkinkan, ya kemungkinan awal bulan depan (Juli). Sudah masuk prioritas,” tegasnya.

Kerusakan jalan Sale–Tahunan tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara. Bupati Harno menyebut dampaknya meluas ke mobilitas warga dan aktivitas ekonomi setempat, terutama karena ruas ini rutin dilintasi kendaraan berat. Debu yang mengepul di musim kemarau dan lumpur di musim hujan membuat warga sekitar jalur itu menanggung beban berlipat.

“Kami memahami apa yang menjadi keluhan masyarakat. Karena itu, pemkab akan berusaha secepatnya untuk menindaklanjuti persoalan ini, agar akses masyarakat menjadi lebih baik dan nyaman digunakan,” kata Harno.

Nugroho menambahkan, pihaknya masih menyelesaikan sejumlah pekerjaan pemeliharaan jalan di lokasi lain sebelum giliran ruas Sale–Tahunan masuk pengerjaan. Warga Kecamatan Sale kini menunggu realisasi janji tersebut, seiring bergulirnya proses pergeseran anggaran di internal Pemkab Rembang.

Penulis: Ratna Dewi
Editor: Arif Budiman