Berita

Riset Langsung ke Penyintas, Marshanda Tolak Tonton Film Sejenis Demi Jaga Orisinalitas di ‘Saat Aku Bersuara’

7
×

Riset Langsung ke Penyintas, Marshanda Tolak Tonton Film Sejenis Demi Jaga Orisinalitas di ‘Saat Aku Bersuara’

Sebarkan artikel ini

Teras NewsMarshanda memilih cara yang tidak biasa untuk mempersiapkan diri bermain dalam film Saat Aku Bersuara. Alih-alih menonton film bertema pelecehan seksual sebagai referensi, aktris yang akrab disapa Caca itu justru sengaja menghindarinya dan langsung berbicara dengan orang-orang yang pernah mengalami kejadian tersebut.

Dalam film yang tayang 18 Juni 2026 ini, Marshanda memerankan Nadia, seorang pengacara muda yang kehidupannya mulai goyah setelah terlibat dalam kasus pemerkosaan yang ditangani firma hukum tempatnya bekerja. Karakter ini menuntut Caca masuk ke ruang emosi yang sangat spesifik, ruang yang hanya bisa dipahami dengan benar-benar mendengar suara para penyintas.

Marshanda Kumpulkan Cerita Langsung dari Penyintas Pelecehan Seksual

“Aku melakukan belajar juga nanya ke orang-orang yang pernah mengalami (pelecehan seksual),” kata Marshanda saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (14/6/2026).

Bagi Caca, riset semacam ini bukan sekadar formalitas. Ia ingin memastikan emosi yang ia tampilkan di layar benar-benar merepresentasikan pengalaman nyata para penyintas, bukan sekadar gambaran klise yang sering muncul di film. “Pasti kan setiap orang, misalnya ada lima orang yang mengalami pelecehan seksual, lima-limanya kan pasti punya ceritanya masing-masing dalam melalui keterpurukannya gitu kan,” tuturnya.

Dari proses itu, Caca mengumpulkan banyak perspektif berbeda tentang bagaimana seseorang merespons dan melewati trauma yang sama.

Sengaja Hindari Film Referensi agar Tidak Terpengaruh Karakter Lain

Keputusan paling mencolok dari proses persiapan Marshanda adalah penolakannya menonton film-film bertema serupa. Meski ada yang menyarankan, ia memilih jalan berbeda.

“Cuman aku memilih aku enggak mau nonton film-film itu karena aku takut jadi mirip dengan yang udah ada gitu. Jadi aku coba memerankan nanti keluarnya seperti apa,” jelasnya.

Pilihan itu bukan tanpa pertimbangan. Marshanda ingin Nadia tumbuh dari dalam, bukan dibentuk oleh bayangan karakter lain yang sudah pernah ada di layar lebar.

Reading Bersama Sutradara dan Teuku Rifnu Wikana

Proses riset mandiri itu kemudian dilengkapi dengan sesi reading intensif bersama tim produksi. Marshanda mengaku banyak mendapat arahan dari sutradara Sonu S, serta lawan mainnya Teuku Rifnu Wikana yang berperan sebagai ayah Nadia.

“Kita reading dulu, jadi aku bisa banyak nanya ke Pak Sonu, ke Mas Rifnu banyak belajar juga dari para pemain yang lain,” jelasnya.

Dalam film ini, Nadia digambarkan sebagai pengacara muda dengan karier gemilang yang baru saja dilamar kekasihnya, Reza (diperankan Nino Fernandez). Hidupnya mulai retak ketika firma hukum tempatnya bekerja memenangkan kasus pemerkosaan yang melibatkan anak seorang pengusaha kaya, sementara korban bernama Riana (Hana Malasan) justru menderita.

Saat Aku Bersuara resmi tayang di bioskop mulai 18 Juni 2026.

Penulis: Siti Rahma
Editor: Arif Budiman