Teras News — Kepanikan melanda Mountainair, New Mexico, setelah tiga orang ditemukan meninggal dan sejumlah tenaga medis yang merespons kejadian itu justru ikut dilarikan ke rumah sakit. Penyebabnya masih diselidiki, namun dugaan sementara mengarah ke kontak dengan zat tak dikenal yang belum teridentifikasi.
Dua orang ditemukan sudah tidak bernyawa saat petugas pertama kali tiba di lokasi sebuah rumah di kota kecil itu pada Rabu (20/5). Satu korban lainnya kemudian meninggal dunia tidak lama setelahnya. Wali Kota Mountainair Peter Nieto mengonfirmasi ketiga kematian itu lewat pernyataan resmi di media sosial.
“Sayangnya, ada dua orang yang ditemukan meninggal saat petugas tiba di lokasi, dan satu orang lagi dari rumah tersebut kemudian meninggal,” kata Nieto.
Baca Juga:
Nakes Ikut Jatuh Sakit Usai Tangani Korban
Yang membuat situasi ini kian mengkhawatirkan adalah dampaknya terhadap petugas medis yang pertama kali menangani korban. Beberapa di antara mereka mulai menunjukkan gejala setelah melakukan kontak dengan para korban, dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Nieto menyebutkan sebagian sudah dipulangkan, namun sebagian lainnya masih dalam pemantauan karena gejala yang muncul.
Pola penularan semacam ini, di mana penolong justru ikut terpapar, kerap terjadi dalam kasus paparan zat kimia berbahaya atau racun dengan konsentrasi tinggi. Namun otoritas setempat belum menyimpulkan jenis zat yang terlibat.
Penyebaran Lewat Udara Dinilai Kecil
Nieto berusaha meredam kekhawatiran warga soal potensi penyebaran lebih luas. “Saat ini, tak ada indikasi bahwa situasi ini menyebar lewat udara. Kejadian ini diyakini terkait dengan zat yang kemungkinan berpindah dari satu orang ke orang lain,” ujarnya.
Pernyataan itu memberi gambaran bahwa risiko penularan massal ke publik umum relatif rendah, setidaknya sampai investigasi lebih lanjut rampung. Meski begitu, warga sekitar dilaporkan cemas menunggu kejelasan dari otoritas.
Mountainair adalah kota kecil di Bernalillo County, New Mexico. Kejadian ini muncul di tengah catatan kesehatan publik yang sudah menekan New Mexico belakangan ini, termasuk wabah campak yang sebelumnya juga menelan korban jiwa di negara bagian yang sama.
Investigasi untuk mengidentifikasi zat tak dikenal tersebut masih berlangsung. Pihak berwenang setempat belum merilis keterangan resmi soal identitas korban maupun kronologi lengkap kejadian di dalam rumah itu.
Editor: Ratna Dewi