Teras News — Pemerintah Kabupaten Pati menggelar bimbingan teknis kepenulisan berbasis konten budaya lokal di perpustakaan kabupaten setempat, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan budaya literasi sekaligus melahirkan penulis-penulis baru dari kalangan masyarakat.
Bunda Literasi Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, menekankan bahwa kemampuan membaca dan menulis bukan sekadar keterampilan individual. Menurutnya, literasi punya peran yang jauh lebih besar dari itu.
“Literasi bukan hanya sebatas kemampuan, tetapi mempunyai dasar untuk menjadi fondasi penting dan membangun masyarakat menjadi cerdas, adaptif, dan berdaya saing,” ujar Dwi Risma.
Baca Juga:
Inovasi Program Literasi Jadi Tuntutan Dinas Arsip dan Perpustakaan Pati
Dwi Risma secara khusus mendorong Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati agar tidak berhenti pada program yang sudah ada. Dia meminta agar inovasi terus dihadirkan agar gerakan literasi benar-benar menyentuh semua lapisan masyarakat.
“Saya berharap, agar terus berinovasi dan menghadirkan program-program penguatan literasi yang terkait secara kreatif, inklusif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.
Kolaborasi lintas pihak juga ia tegaskan sebagai kunci. “Dan mari kita terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, agar gerakan literasi di Kabupaten Pati semakin tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Pati,” pungkas Dwi Risma.
Bimtek Kepenulisan, Upaya Jaga Warisan Budaya Lewat Tulisan
Pemilihan tema berbasis konten budaya lokal dalam bimtek ini mencerminkan kekhawatiran umum yang banyak disuarakan pegiat literasi: kekayaan tradisi dan kearifan lokal daerah kerap tak terdokumentasikan dengan baik karena minimnya penulis yang tertarik mengangkatnya. Dengan membekali peserta kemampuan menulis sekaligus mengarahkan mereka pada tema-tema lokal, kegiatan ini mencoba menjawab dua persoalan sekaligus.
Indonesia sendiri masih menghadapi tantangan serius di bidang literasi. Berbagai survei internasional menempatkan minat baca masyarakat Indonesia di posisi yang perlu terus diperbaiki, dan pemerintah daerah di berbagai wilayah berlomba menciptakan program untuk mengubah kondisi tersebut dari akar.
Bimtek kepenulisan di Kabupaten Pati ini diharapkan menjadi salah satu titik awal yang melahirkan penulis-penulis lokal yang tidak hanya produktif, tetapi juga punya kepedulian terhadap dokumentasi budaya daerahnya sendiri.
Editor: Arif Budiman