Internasional

Arab Saudi dan Rusia Resmi Bebas Visa Timbal Balik, Warga Kedua Negara Bisa Langsung Terbang Tanpa Birokrasi Visa

14
×

Arab Saudi dan Rusia Resmi Bebas Visa Timbal Balik, Warga Kedua Negara Bisa Langsung Terbang Tanpa Birokrasi Visa

Sebarkan artikel ini

Teras News — Warga Arab Saudi dan Rusia kini bisa bepergian ke negara masing-masing tanpa harus mengurus visa terlebih dahulu. Kebijakan bebas visa timbal balik antara kedua negara resmi diberlakukan, membuka akses perjalanan yang jauh lebih mudah bagi jutaan warga di kedua belah pihak.

Kebijakan ini menjadi terobosan dalam hubungan bilateral Riyadh dan Moskow. Sebelumnya, warga kedua negara wajib melewati proses pengajuan visa yang membutuhkan waktu dan biaya tambahan. Kini, seluruh prosedur itu gugur sepenuhnya.

Arab Saudi Perluas Jaringan Bebas Visa ke Rusia

Kebijakan bebas visa timbal balik berarti kedua pihak sepakat secara setara: warga Arab Saudi bebas masuk ke Rusia, dan sebaliknya warga Rusia bebas masuk ke Arab Saudi, tanpa dokumen visa. Skema timbal balik seperti ini lazim diterapkan antar negara yang memiliki hubungan diplomatik dan ekonomi erat, dan biasanya berlaku untuk kunjungan wisata, bisnis, atau transit dalam jangka waktu tertentu.

Pemberlakuan resmi ini dikonfirmasi dalam program Squawk Box CNBC Indonesia pada Selasa (12/5/2025).

Dampak bagi Lalu Lintas Perjalanan Kedua Negara

Rusia adalah salah satu negara dengan jumlah wisatawan terbesar di dunia. Arab Saudi, di sisi lain, tengah agresif mendiversifikasi ekonominya dari sektor minyak ke pariwisata sebagai bagian dari visi pembangunan jangka panjangnya. Kemudahan akses tanpa visa berpotensi mendorong arus kunjungan dari kedua arah secara signifikan.

Bagi warga Rusia, Arab Saudi menawarkan destinasi religi seperti Mekah dan Madinah, meski akses ke kota-kota suci tersebut tetap terbatas hanya bagi umat Muslim. Destinasi wisata umum seperti AlUla, Diriyah, dan kawasan Laut Merah tetap terbuka untuk semua wisatawan mancanegara.

Sejauh ini, detail teknis kebijakan seperti batas maksimum durasi tinggal atau kategori paspor yang tercakup belum dirilis secara resmi ke publik. Publik di kedua negara menunggu panduan lengkap dari otoritas imigrasi masing-masing.

Penulis: Ratna Dewi
Editor: Surya Dharma