Internasional

Prabowo Tiba di Cebu Jumat (8/5), Hadiri KTT ke-48 ASEAN dan Disambut Langsung Presiden Marcos

9
×

Prabowo Tiba di Cebu Jumat (8/5), Hadiri KTT ke-48 ASEAN dan Disambut Langsung Presiden Marcos

Sebarkan artikel ini

Teras News — Jumat (8/5) pukul 09.04 waktu setempat, Presiden Prabowo Subianto menginjakkan kaki di Mactan Expo, Cebu, Filipina. Kedatangannya untuk menghadiri Upacara Pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN disambut langsung oleh Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr. bersama Ibu Marie Louise Cacho Araneta Marcos di foyer venue.

KTT ke-48 ASEAN Digelar di Cebu, Filipina Jadi Tuan Rumah

KTT ASEAN ke-48 merupakan salah satu pertemuan puncak tahunan negara-negara anggota perhimpunan Asia Tenggara yang beranggotakan 10 negara. Forum ini menjadi ruang bagi para pemimpin kawasan untuk membahas isu-isu strategis, mulai dari stabilitas ekonomi regional hingga situasi geopolitik yang kian memanas di berbagai penjuru dunia.

Filipina menjadi tuan rumah perhelatan tahun ini. Cebu, kota terbesar kedua di negara itu, dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan — sebuah pilihan yang menempatkan kawasan Asia Tenggara tengah di tengah sorotan diplomatik global.

Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Forum ASEAN

Kehadiran Prabowo di forum ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menjaga soliditas kawasan di tengah berbagai tekanan eksternal. KTT kali ini diselenggarakan saat kawasan Asia Tenggara menghadapi sejumlah tantangan besar: ketegangan dagang global, eskalasi konflik di Laut China Selatan, hingga dampak perlambatan ekonomi dunia yang mulai terasa di negara-negara berkembang.

Indonesia, sebagai negara dengan populasi terbesar di ASEAN, kerap memainkan peran sentral dalam setiap perundingan kawasan. Suara Jakarta dihitung ketika pembahasan menyentuh isu perdamaian, stabilitas, maupun kerja sama ekonomi antar-anggota.

Sambutan langsung dari Presiden Marcos kepada Prabowo di foyer Mactan Expo mencerminkan eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Filipina yang selama ini terjalin di berbagai bidang.

ASEAN di Titik Krusial Hadapi Gejolak Global

KTT ke-48 berlangsung di saat perhimpunan ini dituntut untuk bicara lebih lantang di panggung dunia. Tekanan tarif dari Amerika Serikat terhadap sejumlah negara Asia Tenggara, ditambah rivalitas kekuatan besar antara Washington dan Beijing, membuat agenda soliditas kawasan bukan sekadar retorika diplomatik biasa.

Pertemuan puncak ini juga menjadi ajang bagi para pemimpin ASEAN untuk menyepakati posisi bersama sebelum berhadapan dengan mitra dialog dari luar kawasan. Filipina sebagai ketua ASEAN tahun ini mengemban tanggung jawab memimpin negosiasi di tengah lanskap global yang berubah cepat.

Rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, dengan sejumlah sesi bilateral dan pertemuan pleno yang dijadwalkan menyusul upacara pembukaan hari ini.

Penulis: Siti Rahma
Editor: Ratna Dewi