Teras News — Paralayang di atas air terjun. Pengalaman itu yang pertama kali dirasakan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen ketika menjajal atraksi tandem paralayang di kawasan wisata Curug Sewu, Kabupaten Kendal, Sabtu (2/5/2026). Bukan sekadar bersenang-senang, kunjungan itu juga menjadi ajang promosi sport tourism Jawa Tengah kepada publik lebih luas.
“Pengalaman pertama ini memuaskan dan memacu andrenalin,” kata Taj Yasin seusai mendarat dari atraksi paralayang tersebut.
Terbang di Atas Curug, Daya Tarik yang Belum Ada di Tempat Lain
Ofisial Curug Sewu Paralayang, Achmad Trisno, menyebut keunggulan lokasi ini terletak pada pengalaman terbang tepat di atas air terjun, sesuatu yang sulit ditemukan di destinasi paralayang lain di Indonesia. Cuaca cerah saat kunjungan wagub turut menyempurnakan atraksi hari itu.
Baca Juga:
“Kami mewakili teman-teman pilot, sangat senang karena kedatangan bapak yang antusias. Apalagi nyoba terbang. Di luar ekspektasi. Kebetulan cuaca juga cerah. Pesan dari Bapak (Wagub), agar kegiatan tandem paralayang bisa dilakukan setiap hari,” ungkap Achmad Trisno.
Kesan serupa datang dari Trissa Flora Tehupeiory, atlet paralayang asal Surakarta yang turut menjajal lokasi tersebut. Mahasiswi yang mulai menekuni Solo Paralayang sejak 2024 ini langsung terpikat pemandangan alam Curug Sewu. “Seru banget, pemandangannya curug, apalagi tadi ada pelangi,” ujarnya.
Wagub Dorong Paralayang Buka Setiap Hari untuk Gerakkan Ekonomi Lokal
Taj Yasin berharap aktivitas tandem paralayang di Curug Sewu bisa digelar rutin setiap hari. Dia meyakini operasional harian akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menopang pendapatan pelaku UMKM di sekitar lokasi.
Wagub yang akrab disapa Gus Yasin itu juga meminta agar wisata Kendal dikolaborasikan dengan daerah-daerah sekitarnya. Logikanya sederhana: semakin banyak objek wisata yang ditawarkan dalam satu kawasan, wisatawan akan tinggal lebih lama di Jawa Tengah.
Curug Sewu sendiri masuk dalam radar pengembangan pariwisata daerah yang lebih besar. Taj Yasin mengaitkan potensi lokasi ini dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Tengah 2027, yang menempatkan wisata dan ekonomi syariah sebagai dua pilar utama.
Penerbangan Langsung dari Ahmad Yani Jadi Modal Tarik Turis Asing
Peluang mendatangkan wisatawan mancanegara ke Curug Sewu juga terbuka. Saat ini sudah tersedia penerbangan langsung dari Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, ke Singapura dan Malaysia. Rute langsung dari Thailand pun tengah dalam tahap perencanaan.
Taj Yasin menilai konektivitas udara itu menjadi modal penting untuk mendatangkan turis asing ke destinasi sport tourism seperti paralayang Curug Sewu, yang menawarkan pengalaman terbang di atas air terjun dengan pemandangan alam yang, menurut para penggunanya, belum banyak tertandingi.
Dengan dorongan dari pemerintah provinsi dan antusiasme pelaku wisata setempat, kawasan Curug Sewu kini menunggu kepastian jadwal operasional harian paralayang yang dijanjikan wagub sebagai target konkret berikutnya.
Editor: Surya Dharma