Kesehatan

Klaim Hantavirus Efek Samping Vaksin Pfizer Beredar di Medsos, Ini Faktanya

10
×

Klaim Hantavirus Efek Samping Vaksin Pfizer Beredar di Medsos, Ini Faktanya

Sebarkan artikel ini

Teras News — Klaim menyesatkan soal vaksin Covid-19 kembali beredar di media sosial. Kali ini, unggahan yang muncul pada 7 Mei 2026 menyebut bahwa infeksi hantavirus merupakan efek samping vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech, memicu kekhawatiran di kalangan warganet yang melihatnya.

Unggahan tersebut menampilkan tangkapan layar dokumen yang diajukan Pfizer kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada 2021 untuk mendapatkan izin biologis atas vaksinnya. Dalam dokumen itu terdapat daftar “adverse events of special interest” atau kejadian medis yang menjadi perhatian khusus selama periode pemantauan vaksin. Salah satu istilah yang tercantum adalah “hantavirus pulmonary infection”, dan inilah yang memicu kesimpulan keliru.

Dokumen Pfizer Bukan Daftar Efek Samping yang Terbukti

Pfizer menjelaskan bahwa daftar dalam dokumen tersebut hanya mencatat seluruh kejadian medis yang dialami peserta selama masa pemantauan, terlepas dari apakah kondisi itu disebabkan oleh vaksin atau tidak. Artinya, setiap laporan kesehatan yang muncul setelah seseorang menerima vaksin bisa masuk ke database, meski belum terbukti berkaitan langsung dengan vaksinasi.

Data tersebut dikompilasi dari laporan sukarela melalui berbagai sistem pelaporan nasional, termasuk Sistem Pelaporan Kejadian Tidak Diinginkan Vaksin (VAERS) di Amerika Serikat. FDA sendiri menegaskan bahwa laporan di VAERS tidak otomatis berarti vaksin menyebabkan masalah kesehatan tertentu. Siapa pun dapat mengirim laporan ke sistem itu, termasuk dugaan kejadian yang belum terbukti secara ilmiah.

Daftar efek samping yang benar-benar terbukti memiliki hubungan sebab-akibat dengan vaksin Pfizer sudah dipublikasikan secara resmi dalam informasi produk vaksin Comirnaty. Dalam dokumen resmi itu, hantavirus tidak tercantum sebagai efek samping vaksin.

Hantavirus Menular dari Tikus, Bukan dari Vaksin

Hantavirus adalah kelompok virus yang dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS), penyakit langka yang menyerang sistem pernapasan. Menurut World Health Organization dan National Institutes of Health, penularan virus ini umumnya berasal dari paparan tikus atau hewan pengerat yang terinfeksi, bukan dari vaksin.

Pfizer juga menegaskan bahwa vaksin Covid-19 Comirnaty tidak mengandung virus hidup, termasuk hantavirus. Pernyataan ini penting mengingat inti dari klaim yang beredar justru mengasumsikan virus tersebut ada dalam kandungan vaksin.

Pemerintah Inggris telah memberikan izin pemasaran penuh untuk vaksin Pfizer pada akhir 2022 setelah meninjau keamanan, kemanjuran, dan data lainnya, termasuk daftar kejadian yang diidentifikasi benar-benar memiliki hubungan kausal dengan vaksin. Hasilnya, hantavirus tidak masuk dalam kategori tersebut.

Wabah Hantavirus Jadi Pemicu Klaim Lama Kembali Viral

Klaim ini kembali beredar seiring hantavirus yang belakangan ramai diperbincangkan akibat adanya laporan wabah di beberapa wilayah. Situasi itu rupanya dimanfaatkan sejumlah akun untuk mengaitkan virus tersebut dengan vaksin Covid-19, meski keduanya tidak memiliki kaitan ilmiah yang terbukti.

Seperti dilaporkan Reuters, pola penyebaran informasi keliru semacam ini kerap memanfaatkan dokumen resmi yang diambil sebagian, lalu disajikan tanpa konteks lengkap sehingga pembaca menarik kesimpulan yang salah. Masyarakat diimbau untuk memverifikasi klaim kesehatan melalui sumber resmi sebelum menyebarkannya lebih lanjut.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Arif Budiman