Kesehatan

10 Jemaah Haji Indonesia Dirawat di RS Arab Saudi Setelah Mendarat di Madinah

11
×

10 Jemaah Haji Indonesia Dirawat di RS Arab Saudi Setelah Mendarat di Madinah

Sebarkan artikel ini

Teras News — Sepuluh jemaah haji Indonesia harus menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi setelah tiba di Bandara AMAA Madinah dan mengeluhkan gangguan kesehatan. Puluhan jemaah lain juga merasakan keluhan serupa begitu turun dari pesawat.

Pemantauan kesehatan langsung digelar di bandara untuk menyaring jemaah yang membutuhkan penanganan medis segera. Petugas kesehatan memeriksa kondisi para jemaah yang baru mendarat, lalu merujuk mereka yang memerlukan perawatan lebih lanjut ke fasilitas kesehatan setempat.

10 Jemaah Dirujuk ke Rumah Sakit

Dari puluhan jemaah yang mengalami keluhan, 10 di antaranya kondisinya cukup serius sehingga harus dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi. Jemaah lainnya mendapat penanganan awal di pos kesehatan bandara sebelum melanjutkan perjalanan ke pemondokan.

Perjalanan panjang dari Indonesia ke Madinah kerap menjadi pemicu kelelahan dan gangguan kesehatan, terutama bagi jemaah lanjut usia atau yang sebelumnya sudah memiliki riwayat penyakit tertentu. Cuaca di Madinah yang panas juga turut memperberat kondisi sebagian jemaah yang baru tiba.

Pemantauan Kesehatan di Bandara AMAA

Bandara AMAA (Amir Muhammad bin Abdul Aziz) Madinah menjadi pintu masuk utama jemaah haji Indonesia gelombang pertama. Di sana, tim medis sudah bersiaga untuk memantau kondisi setiap jemaah yang datang. Pemeriksaan dilakukan sebelum jemaah diberangkatkan ke hotel.

Kondisi kesehatan jemaah selama musim haji selalu menjadi perhatian serius. Kementerian Kesehatan RI setiap tahun menerjunkan tim dokter dan tenaga medis ke Arab Saudi guna memastikan jemaah mendapat layanan kesehatan sepanjang rangkaian ibadah, mulai dari kedatangan di Madinah hingga puncak haji di Makkah.

Situasi 10 jemaah yang kini dirawat terus dipantau oleh petugas kesehatan haji Indonesia yang bertugas di Arab Saudi.

Penulis: Surya Dharma
Editor: Ratna Dewi