Teras News — Ford mencatat kerugian hingga Rp331 triliun seiring penjualan kendaraan listrik (EV) perusahaan itu ambruk 52 persen. Bersamaan dengan itu, Doug Field — eksekutif senior yang memimpin divisi EV, digital, dan desain — resmi meninggalkan perusahaan.
Doug Field Pergi: Veteran Tesla dan Apple Tinggalkan Ford
Field bukan nama sembarangan di industri teknologi otomotif. Sebelum bergabung dengan Ford pada 2021, ia menghabiskan karier di dua raksasa teknologi dunia: Tesla dan Apple. Ford merekrutnya untuk memimpin transformasi kendaraan listrik perusahaan, dengan jabatan Chief EV, Digital, and Design Officer — salah satu posisi paling strategis di struktur Ford.
Kepergiannya diumumkan pekan lalu.
Baca Juga:
Penjualan EV Ford Anjlok 52 Persen di Tengah Tekanan China
Penurunan penjualan EV Ford sebesar 52 persen terjadi di tengah persaingan yang makin ketat dengan produsen kendaraan listrik asal China. Produsen-produsen China seperti BYD telah menggeser dominasi merek-merek Barat di segmen EV global, termasuk di pasar Asia, Eropa, hingga Amerika Latin, dengan menawarkan harga yang jauh lebih kompetitif.
Ford kini menanggung kerugian besar. Angka Rp331 triliun mencerminkan tekanan berat yang dihadapi perusahaan asal Dearborn, Michigan, Amerika Serikat itu dalam merealisasikan ambisi elektrifikasi yang sudah dicanangkan bertahun-tahun.
Dilansir dari laporan Sindonews.
Berita Terkait
Editor: Arif Budiman