Berita

Video Viral Tamansari: Polisi Jakarta Barat Selidiki Dugaan Prostitusi Anak Libatkan WNA

9
×

Video Viral Tamansari: Polisi Jakarta Barat Selidiki Dugaan Prostitusi Anak Libatkan WNA

Sebarkan artikel ini

Teras News — Kepolisian Sektor Metro Tamansari, Jakarta Barat, mengusut dugaan praktik prostitusi anak yang melibatkan warga negara asing setelah sebuah video beredar di media sosial pada Kamis (24/4). Video itu memperlihatkan seorang WNA yang diduga ditawari jasa seksual perempuan di bawah umur oleh seseorang yang diduga berperan sebagai mucikari di kawasan Tamansari.

“Masih kami dalami dan lakukan lidik,” kata Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M Zulfikar melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis (24/4).

Video itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @narasinewsroom dan dengan cepat menyebar luas, mendorong polisi bergerak menelusuri lokasi yang tampak dalam rekaman tersebut.

Polisi Sisir Lokasi Sesuai Rekaman Video

Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari AKP Egy Irwasyah menyatakan penyelidik telah turun langsung ke lapangan. “Sementara kami dalami petunjuk yang ada. Sudah cek sesuai video juga, lokasi-lokasinya,” ujar Egy.

Penelusuran lokasi berdasarkan petunjuk visual dalam video menjadi metode utama yang dipakai penyidik saat ini. Identitas WNA yang muncul dalam rekaman maupun sosok yang diduga mucikari belum diungkap ke publik.

Prostitusi anak termasuk kejahatan serius yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. Pelaku yang terbukti mengeksploitasi anak secara seksual menghadapi ancaman hukuman penjara hingga belasan tahun, terlebih jika melibatkan pihak asing yang menjadi pelanggan.

Status Penyelidikan Masih Berjalan

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum menetapkan satu pun tersangka. Proses penyelidikan masih berjalan dan pihak kepolisian belum mengumumkan ada tidaknya penangkapan terkait kasus ini.

Kawasan Tamansari dikenal sebagai salah satu area padat di Jakarta Barat. Aparat Polsek Metro Tamansari terus menggali keterangan dan mempelajari konten video sebagai bagian dari proses penyelidikan awal.

Penulis: Ratna Dewi
Editor: Arif Budiman