Berita

Serapan Anggaran Kementrans Baru 30,61%, Sekjen Targetkan Capai 97,97% di Akhir 2026

6
×

Serapan Anggaran Kementrans Baru 30,61%, Sekjen Targetkan Capai 97,97% di Akhir 2026

Sebarkan artikel ini

Teras News — 30,61 persen — itulah realisasi anggaran Sekretariat Jenderal Kementerian Transmigrasi hingga pertengahan 2026. Angka itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Transmigrasi, Edy Gunawan, dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, pada 24 Juni 2026.

Rendahnya angka serapan di semester pertama itu, menurut Edy, masih sejalan dengan tahapan pelaksanaan program yang telah dirancang sejak awal. Sejumlah kegiatan baru akan bergulir pada semester kedua, mulai dari pengadaan barang dan jasa hingga pelatihan bagi masyarakat transmigrasi.

“Insyaallah kami sudah memproyeksikan realisasi anggaran sampai dengan akhir tahun untuk Setjen itu bisa mencapai 97,97 persen,” kata Edy di hadapan anggota dewan.

Untuk memastikan proyeksi itu tidak sekadar angka di atas kertas, Edy menyebut pihaknya telah memetakan target penyerapan dari masing-masing biro dan unit kerja. Pemetaan itu dilakukan agar setiap program bisa dikawal sesuai jadwal.

Paralel dengan kejar target 2026, Kementerian Transmigrasi sudah mulai menyusun program untuk tahun mendatang. Pagu indikatif Sekjen untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp310,63 miliar. Porsi terbesarnya — 97,26 persen — dialokasikan untuk program dukungan manajemen, sementara 2,74 persen sisanya masuk ke program teknis transmigrasi.

Dari total anggaran 2027 itu, Edy merinci komposisi belanjanya. “Dari total anggaran tersebut, 38,58 persen digunakan untuk belanja pegawai, 55,6 persen untuk belanja operasional, dan 5,13 persen untuk belanja non-operasional,” jelasnya.

Fokus penggunaan anggaran diarahkan ke reformasi birokrasi, peningkatan kualitas perencanaan, penguatan sumber daya manusia, transformasi digital, pengelolaan data, dan komunikasi publik.

Edy menegaskan penyusunan anggaran dilakukan dengan prinsip kehati-hatian di tengah ruang fiskal yang sempit. Kebutuhan pegawai dan operasional dasar kementerian menjadi prioritas pertama sebelum anggaran program lain disentuh. “Kami berharap dukungan agar dengan anggaran yang terbatas ini tetap dapat mendukung keberhasilan program transmigrasi dan pencapaian target pembangunan nasional,” tutupnya.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Surya Dharma