Teras News — Rabu (17/6), Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah bersama pimpinan DPR RI dan sejumlah anggota Komisi VIII DPR RI di kediaman pribadinya di Hambalang. Pertemuan itu bukan seremonial biasa — agenda utamanya menyentuh langsung kepentingan jutaan warga Indonesia yang masuk daftar tunggu haji: evaluasi penyelenggaraan haji 2026 dan rencana perbaikan layanan untuk musim haji berikutnya.
Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan haji tahun ini. Pertemuan di Hambalang itu menjadi ruang evaluasi bersama antara pemerintah dan DPR untuk menilai apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu dibenahi sebelum musim haji 2027 tiba.
Isu masa tunggu jemaah menjadi salah satu yang disoroti. Di Indonesia, calon jemaah haji reguler harus mengantre bertahun-tahun sebelum bisa berangkat ke Tanah Suci. Di sejumlah provinsi, masa tunggu bahkan menembus puluhan tahun, membuat banyak warga mendaftar saat usia muda namun baru berangkat saat sudah lanjut usia.
Baca Juga:
Antrean Haji: Masalah Lama yang Belum Terpecahkan
Panjangnya antrean haji Indonesia bukan masalah baru. Kuota yang diberikan Arab Saudi kepada Indonesia terbatas, sementara jumlah pendaftar terus bertambah setiap tahun. Kondisi ini membuat banyak calon jemaah harus bersabar sangat lama hanya untuk mendapat giliran.
Percepatan masa tunggu itulah yang didorong Prabowo dalam pertemuan tersebut. Pemerintah tampaknya ingin mencari jalan agar jarak antara tanggal pendaftaran dan keberangkatan bisa dipangkas, meski solusi konkretnya masih dalam tahap pembahasan bersama DPR.
DPR Ikut Terlibat dalam Evaluasi
Kehadiran pimpinan DPR dan anggota Komisi VIII — komisi yang membidangi urusan agama dan haji — dalam pertemuan di Hambalang menunjukkan bahwa pembahasan ini melibatkan fungsi pengawasan legislatif secara langsung. Komisi VIII selama ini aktif mengawal anggaran dan kebijakan penyelenggaraan haji dari sisi parlemen.
Dengan dua lembaga duduk satu meja di kediaman Presiden, hasil evaluasi haji 2026 diharapkan bisa langsung diterjemahkan menjadi kebijakan yang lebih cepat untuk musim haji mendatang.
Publik, khususnya jutaan warga yang sudah mendaftar dan masih menunggu giliran berangkat, kini menantikan kejelasan langkah nyata yang akan diambil pemerintah setelah pertemuan Hambalang ini.
Editor: Ratna Dewi