Berita

Narkoba Dikendalikan dari Dalam Lapas, Polda Metro Jaya Sita 1.000 Butir Ekstasi dan 115 Gram Sabu

9
×

Narkoba Dikendalikan dari Dalam Lapas, Polda Metro Jaya Sita 1.000 Butir Ekstasi dan 115 Gram Sabu

Sebarkan artikel ini

Teras News — Peredaran narkoba di Jakarta bukan hanya soal jalanan dan gang sempit. Polda Metro Jaya mengungkap jaringan yang justru dikendalikan dari balik tembok lembaga pemasyarakatan (lapas), dengan barang bukti 1.000 butir ekstasi dan sabu seberat 115,16 gram yang berhasil disita dari kawasan Jakarta Utara.

Pengungkapan itu dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada Minggu (10/5). Ini bukan kasus biasa, karena sinyal kendali operasi datang dari dalam lapas, artinya sel tahanan pun tak sepenuhnya memutus jaringan gelap yang sudah terbangun.

Polda Metro Jaya Kerahkan 480 Personel untuk HUT GRIB Jaya di GBK

Pada hari yang sama, Polda Metro Jaya juga mengerahkan 480 personel untuk mengamankan peringatan HUT ke-15 Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat. Ratusan personel itu berjaga di sekitar lokasi acara sepanjang kegiatan berlangsung.

Parkir Liar di Jakarta Dinilai Sudah Darurat Tata Kelola

Persoalan lain yang mengemuka di Jakarta pada Minggu (10/5) adalah kekacauan parkir liar yang kian tak terkendali. Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menyatakan situasi ini sudah melewati batas masalah teknis biasa.

“Persoalan parkir di ibu kota sudah masuk tahap darurat tata kelola dan tidak lagi bisa dianggap sekadar masalah teknis di lapangan,” kata Hardiyanto.

Pernyataan legislator itu menggambarkan betapa parkir liar bukan sekadar gangguan kemacetan, melainkan cermin dari lemahnya sistem pengawasan ruang publik di Jakarta. Warga yang setiap hari melewati kawasan padat seperti Tanah Abang, Mangga Dua, atau Blok M kerap dihadapkan pada trotoar dan badan jalan yang diblokir kendaraan parkir sembarangan tanpa sanksi nyata.

Tiga peristiwa dalam satu hari itu menunjukkan tantangan keamanan dan ketertiban yang masih menggunung di ibu kota, dari ancaman narkoba yang beroperasi menembus tembok lapas, mobilisasi aparat untuk pengamanan kegiatan besar, hingga krisis tata kelola parkir yang sudah lama dikeluhkan warga namun belum juga menemukan solusi konkret dari pemerintah kota.

Penulis: Indah Lestari
Editor: Ratna Dewi