Berita

1.110 Atlet Muda Bertarung di Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Jakarta Utara Cup V

5
×

1.110 Atlet Muda Bertarung di Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Jakarta Utara Cup V

Sebarkan artikel ini

Teras News — Jumat (2/5), Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU) di Kecamatan Tanjung Priok berubah menjadi arena pertarungan ratusan pesilat belia. Sebanyak 1.110 atlet pencak silat usia muda resmi mengawali Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Jakarta Utara Cup V, yang berlangsung hingga Minggu (4/5).

Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat hadir langsung membuka ajang tersebut. Ia menegaskan kejuaraan ini bukan sekadar ajang unjuk teknik bertarung. “Total ada 1.110 atlet pencak silat berusia muda mengikuti kejuaraan ini, sehingga diharapkan dapat melahirkan atlet andalan di masa mendatang,” kata Hendra.

Bukan Soal Menang, Tapi Karakter

Hendra mengingatkan para peserta agar tidak hanya mengejar kemenangan. Sportivitas, proses berlatih, dan nilai kebersamaan ia sebut sebagai ukuran sejati sebuah prestasi. “Kejuaraan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat persaudaraan antar-atlet, pelatih, dan seluruh insan pencak silat,” ujarnya.

Harapannya sederhana namun tegas. “Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Jakarta Utara hingga tingkat nasional dan internasional,” tambahnya.

Suaib: Kompetisi Ini Wujud Pembinaan Generasi Muda

Ketua Pelaksana kejuaraan, Suaib, memandang Cup V ini sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang, bukan sekadar kompetisi musiman. Pencak silat, menurutnya, sudah lama melampaui batas warisan budaya dan kini tumbuh sebagai ajang prestasi nyata bagi generasi muda.

“Kegiatan ini menjadi momentum pembinaan bagi anak-anak Jakarta Utara. Dan yang terpenting adalah mempererat silaturahmi dan kebersamaan, bukan semata-mata mengejar juara,” jelas Suaib.

Capaian atlet Jakarta Utara di panggung internasional ia jadikan pemantik semangat peserta. “Kami harap kejuaraan ini dapat menjadi wadah positif dalam membina karakter, meningkatkan prestasi, serta memperkuat persatuan generasi muda melalui olahraga pencak silat,” tuturnya.

Pesilat 14 Tahun Incar Pengalaman Lebih Tinggi

Di antara ratusan peserta, salah satu yang tampil dengan tekad bulat adalah RA (14), atlet pencak silat dari SMP Negeri 261 Jakarta. Bagi remaja ini, kejuaraan bukan hanya soal medali. “Saya ingin menambah pengalaman dan bertemu dengan atlet-atlet lain. Saya sudah tertarik dengan olahraga ini sejak kecil,” ucapnya.

Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional yang berakar dari budaya Melayu dan telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda sejak 2019. Di Indonesia, olahraga ini dibina oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan rutin dipertandingkan mulai tingkat daerah hingga internasional, termasuk di SEA Games.

Kejuaraan tingkat kota seperti Piala Wali Kota Jakarta Utara Cup menjadi salah satu tangga awal bagi atlet-atlet muda sebelum melangkah ke kompetisi yang lebih bergengsi. Dengan 1.110 peserta yang turun di edisi kelima ini, gelaran tersebut menjadi salah satu kejuaraan pencak silat usia muda terbesar di lingkup Jakarta Utara tahun ini.

Penulis: Dian Permata
Editor: Surya Dharma