Berita

Pegadaian dan Pupuk Kaltim Teken MoU Rp3 Tahun, Fokus Literasi Keuangan Karyawan

26
×

Pegadaian dan Pupuk Kaltim Teken MoU Rp3 Tahun, Fokus Literasi Keuangan Karyawan

Sebarkan artikel ini

Teras News — Puluhan ribu karyawan PT Pupuk Kalimantan Timur kini mendapat akses lebih mudah ke produk investasi emas dan fasilitas pembiayaan milik Pegadaian, menyusul penandatanganan nota kesepahaman antara kedua perusahaan pelat merah di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, pada 24 Juni 2025.

Perjanjian kemitraan itu ditandatangani langsung oleh Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, bersama Direktur Keuangan & Umum PT Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman. Kerja sama ini dirancang berlaku selama tiga tahun, hingga 24 Juni 2029.

Sasaran utamanya bukan soal bisnis semata. Pegadaian menyasar peningkatan literasi keuangan karyawan Pupuk Kaltim, termasuk mendorong kebiasaan investasi melalui produk Tabungan Emas dan berbagai skema pembiayaan produktif yang diklaim dirancang khusus bagi kalangan pekerja.

“Kami sangat menyambut baik kemitraan strategis dengan Pupuk Kaltim ini sebagai wujud nyata dari misi besar kami dalam mengEMASkan Indonesia. Melalui program literasi keuangan terstruktur dan penyediaan berbagai pilihan fasilitas pengelolaan keuangan pribadi, kami berharap seluruh karyawan Pupuk Kaltim dapat merencanakan masa depan finansial mereka secara lebih bijak. Kami telah menyiapkan berbagai skema yang sangat kompetitif, mulai dari produk investasi Tabungan Emas hingga ragam fasilitas pembiayaan produktif yang dapat diakses dengan mudah oleh para karyawan,” kata Selfie dalam keterangan resmi, 26 Juni 2025.

Dari sisi Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman menyebut kesejahteraan finansial karyawan sebagai pilar yang tak terpisahkan dari produktivitas jangka panjang perusahaan. Kemitraan dengan Pegadaian dipandang sebagai jalur konkret untuk mewujudkan hal itu.

Dalam kerangka kerja sama ini, karyawan Pupuk Kaltim akan mendapat akses langsung ke platform pengelolaan keuangan Pegadaian, program edukasi finansial berkala, kemudahan kepemilikan aset investasi berbasis emas, hingga fasilitas pembiayaan dengan skema khusus. Emas dipilih sebagai instrumen utama karena fungsinya sebagai pelindung nilai dari tekanan inflasi.

Penulis: Novia Anggraini
Editor: Surya Dharma