Berita

15.000 Pelajar Indonesia di China Disebut Jadi Duta Kerja Sama Bilateral

10
×

15.000 Pelajar Indonesia di China Disebut Jadi Duta Kerja Sama Bilateral

Sebarkan artikel ini

Teras News — Lebih dari 15.000 mahasiswa dan pelajar Indonesia kini menempuh studi di berbagai institusi pendidikan di China, dan jumlah itu terus tumbuh mendekati angka 20.000 orang seperti sebelum pandemi COVID-19. Kedutaan Besar China di Jakarta menilai para pelajar ini bukan sekadar mahasiswa biasa, melainkan ujung tombak penguatan hubungan kedua negara.

“Mereka tidak hanya mencari ilmu dan mengembangkan diri di China, tetapi juga berperan sebagai penerus persahabatan kedua negara, serta menjadi duta dalam mendorong eratnya kerja sama antara China dan Indonesia,” kata Atase Pendidikan Kedubes China di Jakarta, Chen Wu, saat pembukaan Pameran Pendidikan Tinggi China 2026 di Jakarta, Minggu.

20.000 Pelajar Indonesia di China, Tren Terus Naik

Angka 15.000 versi Kedubes China itu sedikit berbeda dari catatan perwakilan Indonesia. Wakil Kepala Perwakilan RI di Beijing, Parulian Silalahi, menyebut jumlah mahasiswa Indonesia di China sudah menyentuh 20.000 orang.

“Jumlah mahasiswa Indonesia di China saat ini juga sudah mencapai 20 ribu orang atau seperti jumlah sebelum masa pandemi, dan memang trennya meningkat,” kata Parulian dalam pernyataan yang disampaikan pada Januari lalu.

Parulian juga menegaskan bahwa mahasiswa Indonesia di China bukan hanya aset pendidikan, tetapi diaspora yang dapat menjadi subjek pembangunan dan aset ketahanan nasional.

Pameran Perkenalkan Peking University hingga Wuhan University

Pembukaan Pameran Pendidikan Tinggi China 2026 di Jakarta menjadi ajang bagi pelajar Indonesia untuk mengenal puluhan perguruan tinggi berkualitas di China secara langsung. Sejumlah nama besar hadir, antara lain Peking University dan Wuhan University, dua kampus yang masuk jajaran terbaik di Asia.

Chen Wu mendorong agar kerja sama tidak berhenti di level individu. Kolaborasi antar-institusi pendidikan Indonesia dan China, menurut dia, perlu diperkuat agar menghasilkan inovasi bersama dari para cendekia kedua negara. Ia juga menyoroti potensi generasi muda sebagai motor pertukaran budaya dan pendidikan lintas batas.

“Generasi muda merupakan masa depan bangsa sekaligus harapan persahabatan antara China dan Indonesia dari generasi ke generasi,” ujar Chen.

Pengalaman Budaya Jadi Nilai Tambah

Selain ilmu akademis, pelajar Indonesia di China memperoleh pengalaman budaya yang memperluas wawasan global mereka. Pengalaman hidup di lingkungan berbeda itu diharapkan membentuk generasi yang mampu menjembatani kepentingan kedua negara di masa depan, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun kebudayaan.

Kemitraan strategis Indonesia dan China memang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di sektor vokasi yang dinilai krusial untuk mendukung kebutuhan industri kedua negara. Pameran pendidikan ini menjadi salah satu ruang pertemuan yang mempertemukan calon mahasiswa Indonesia dengan pilihan studi di negeri tirai bambu secara lebih langsung dan terstruktur.

Penulis: Indah Lestari
Editor: Surya Dharma