Berita

Wagub Jateng Taj Yasin: Pendidikan Akhlak Sejak PAUD Jadi Benteng di Era yang Berubah Cepat

20
×

Wagub Jateng Taj Yasin: Pendidikan Akhlak Sejak PAUD Jadi Benteng di Era yang Berubah Cepat

Sebarkan artikel ini

Teras News — Sabtu (13/6/2026), ribuan warga memadati Grhadika Bakti Praja, Semarang, menyaksikan pentas seni sekaligus akhirussanah (penutupan tahun ajaran) KB/TK Hj Isriati Baiturrahman I Tahun Ajaran 2025/2026. Di tengah gegap gempita anak-anak yang tampil di panggung, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan pesan yang ia anggap mendesak: pendidikan akhlak harus dimulai jauh sebelum anak mengenal huruf.

“Sejak dini harus ada pendidikan akhlak,” kata Taj Yasin di hadapan para orang tua dan guru yang hadir.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Wagub menilai, di tengah arus perubahan zaman yang bergerak semakin cepat, keimanan dan akhlak yang kokoh adalah satu-satunya benteng yang bisa diandalkan anak-anak untuk bertahan.

Drama Teatrikal Ki Ageng Pandanaran Bintangi Pentas Seni

Acara berlangsung meriah sejak awal. Penampilan drumband membuka panggung, diiringi lagu-lagu daerah Jawa Tengah yang dibawakan siswa TK. Puncak perhatian hadirin tertuju pada drama teatrikal yang mengisahkan perjalanan Ki Ageng Pandanaran dan Sunan Kalijaga sebagai tokoh cikal bakal Kota Semarang. Drama itu menceritakan penyebaran agama Islam oleh Ki Ageng Pandanaran di berbagai wilayah, termasuk Salatiga dan Boyolali.

Yang membuat momen itu terasa istimewa bagi Taj Yasin: putra bungsunya, Nabigh Taj Yasin Maimoen, tampil memerankan Sunan Kalijaga di panggung yang sama.

Wagub mengaku terkesan dengan kemandirian anak-anak yang berani tampil di depan banyak orang. Berbagai atraksi dari siswa KB dan TK menjadi bukti nyata bahwa anak-anak usia dini pun mampu berkolaborasi dan tampil percaya diri.

YPKPI Masjid Raya Baiturrahman Inisiasi Pendidikan Multijenjang di Semarang

Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman, lembaga yang mengelola pendidikan dari berbagai tingkatan di Kota Semarang. Taj Yasin secara khusus menyampaikan apresiasi atas kontribusi YPKPI selama ini.

“Saya ucapkan terima kasih atas prestasi membanggakan pendidikan di Jawa Tengah, khususnya yang ada di Kota Semarang,” ujarnya.

Ketua Umum YPKPI Masjid Raya Baiturrahman, Ahmad Darodji, menyambut momentum itu dengan menggarisbawahi kekuatan kolaborasi antara anak-anak, guru, dan orang tua. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para orang tua yang mempercayakan pendidikan putra-putri mereka kepada YPKPI.

“Semua dengan tekad yang sama. Semuanya ingin membangun anak kita, menjadi generasi yang membanggakan kita. Juga anak-anak yang saleh dan salihah,” ucap Ahmad Darodji.

Pentas akhirussanah KB/TK Hj Isriati Baiturrahman I tahun ini menjadi penutup tahun ajaran 2025/2026 yang juga menandai harapan besar para orang tua dan guru: bahwa fondasi akhlak yang dibangun sejak usia dini akan menjadi bekal anak-anak menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks di masa depan.

Penulis: Ratna Dewi
Editor: Arif Budiman