Teras News — Ratusan keluarga di Desa Putatgede, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, mendapat tambahan stok pangan rumah tangga setelah Pemerintah Kabupaten Kendal menyalurkan bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP) pada Selasa (19/5/2026). Setiap penerima membawa pulang 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, yang merupakan akumulasi alokasi untuk bulan Februari dan Maret 2026.
Supawi, salah satu warga penerima manfaat, tak menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah bantuan yang diberikan sangat bermanfaat, buat tambahan untuk kebutuhan sehari-hari, terima kasih Pemerintah Kabupaten Kendal atas bantuan yang diberikan,” kata Supawi saat menerima paket tersebut.
219 Warga Putatgede Terima Total 4.380 Kg Beras
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat, merinci bahwa sebanyak 219 warga Desa Putatgede terdaftar sebagai penerima manfaat. Total beras yang disalurkan ke desa itu mencapai 4.380 kg, dengan minyak goreng sebanyak 876 liter.
Baca Juga:
Pada hari yang sama, penyaluran CPP juga menyentuh dua desa lain di wilayah Kabupaten Kendal, yakni 202 warga Desa Dawungsari dan 326 warga Desa Pekuncen, keduanya di Kecamatan Pegandon.
Bupati: Dana Bisa Dialihkan untuk Pemenuhan Gizi Anak
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, yang akrab disapa Mbak Tika, hadir langsung dalam kegiatan penyaluran tersebut. Ia menjelaskan skema bantuan yang diberikan.
“Bantuan yang disalurkan untuk dua bulan, mencakup alokasi bulan Februari dan Maret tahun 2026. Setiap penerima mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan, sehingga total yang diterima 20 kg untuk masing-masing penerima manfaat. Sedangkan untuk bantuan minyak goreng 2 liter per bulan, sehingga bantuan yang diterima untuk dua bulan sebanyak 4 liter,” tutur Mbak Tika.
Menurut Bupati, dengan adanya bantuan pangan ini, pengeluaran rutin warga untuk membeli beras dan minyak goreng bisa ditekan. Dana yang tersisa diharapkan bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak, termasuk pemenuhan gizi anak-anak dalam keluarga.
Program CPP sendiri merupakan mekanisme distribusi pangan yang dikelola pemerintah daerah menggunakan cadangan stok nasional, dengan tujuan menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah, terutama di wilayah pedesaan. Penyalurannya biasanya menyasar keluarga yang masuk dalam data penerima bantuan sosial.
Dengan total tiga desa yang mendapat giliran distribusi pada Selasa (19/5/2026), Pemkab Kendal terus memperluas jangkauan program ini ke berbagai wilayah desa di kabupaten tersebut.
Editor: Ratna Dewi