Berita

Prabowo Serahkan Rafale, A400M, hingga Radar GCI: Indonesia Perkuat Alutsista TNI AU

15
×

Prabowo Serahkan Rafale, A400M, hingga Radar GCI: Indonesia Perkuat Alutsista TNI AU

Sebarkan artikel ini

Teras News — Kekuatan udara Indonesia bertambah signifikan. Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru kepada TNI, termasuk enam pesawat tempur multiperan MRCA Rafale, satu pesawat angkut berat Airbus A400M MRTT, dan satu unit radar GCI GM403, dalam sebuah seremoni di Pangkalan Udara TNI AU.

Daftar Lengkap Alutsista yang Diserahkan

Selain Rafale dan A400M, penyerahan itu juga mencakup empat pesawat Falcon 8X, satu misil Meteor, enam smart weapon Hammer, serta satu radar Ground Control Interception (GCI) tipe GM403. Radar GCI berfungsi mendeteksi dan memandu pesawat tempur dalam mencegat ancaman di udara — komponen krusial dalam sistem pertahanan udara nasional.

Prabowo memberikan keterangan langsung usai upacara penyerahan. “Penambahan alutsista menjadi salah satu tonggak dalam menjaga kedaulatan negara,” kata Presiden.

Rafale dan Hammer: Kemampuan Tempur Jarak Jauh

Rafale adalah jet tempur generasi 4,5 buatan Dassault Aviation, Prancis, yang dikenal dengan kemampuan serangan multi-misi — dari superioritas udara hingga serangan darat presisi. Pesawat ini mampu membawa misil Meteor, rudal udara ke udara jarak jauh yang juga ikut diserahkan dalam paket ini.

Smart weapon Hammer (Highly Agile Modular Munition Extended Range) adalah bom berpemandu presisi tinggi yang dapat diluncurkan dari jarak jauh, dirancang untuk menghancurkan target darat dengan risiko minimal bagi pesawat peluncurnya. Kombinasi Rafale, Meteor, dan Hammer menempatkan TNI AU pada kemampuan serangan udara yang jauh lebih jauh dan lebih presisi dibanding sebelumnya.

A400M MRTT (Multi Role Tanker Transport) menambah dimensi lain: pesawat ini tidak hanya mampu mengangkut pasukan dan logistik berat, tetapi juga berfungsi sebagai tanker udara untuk mengisi bahan bakar pesawat lain di udara — memperpanjang jangkauan operasional armada tempur.

Kedaulatan Udara Jadi Prioritas Prabowo

Penyerahan alutsista ini mencerminkan agenda pertahanan yang diusung Prabowo sejak masa kampanye hingga duduk di kursi presiden. Modernisasi TNI, khususnya matra udara, terus didorong melalui pembelian alutsista dari berbagai negara mitra strategis.

Falcon 8X, jet eksekutif militer bermesin tiga buatan Dassault, umumnya digunakan untuk transportasi VIP, pengintaian, atau misi khusus — melengkapi kebutuhan operasional non-tempur di tingkat komando.

Dengan masuknya paket alutsista ini, TNI AU kini mengoperasikan armada yang lebih modern dan beragam. Publik menantikan pengumuman resmi jadwal kesiapan operasional penuh seluruh unit yang baru diserahterimakan tersebut.

Penulis: Arif Budiman
Editor: Surya Dharma