Berita

Prabowo di Groundbreaking Hilirisasi Tahap II Cilacap: Bangsa Kaya yang Tak Berani Kelola Sendiri Akan Tetap Miskin

19
×

Prabowo di Groundbreaking Hilirisasi Tahap II Cilacap: Bangsa Kaya yang Tak Berani Kelola Sendiri Akan Tetap Miskin

Sebarkan artikel ini

Teras News — Hilirisasi industri disebut Presiden Prabowo Subianto sebagai satu-satunya jalan menuju kemakmuran Indonesia. Penegasan itu disampaikan langsung di hadapan peserta groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

Prabowo membuka pidatonya dengan mengingatkan betapa panjang dan beratnya perjalanan membangun bangsa. Ia menyebut pemerintahannya saat ini berdiri di atas fondasi yang sudah diletakkan sejak Presiden pertama hingga ketujuh.

“Yang kita lakukan dalam tahun pertama pemerintahan ini adalah memperkuat fondasi yang telah dibangun oleh Presiden-presiden terdahulu, dari Presiden pertama hingga ketujuh. Kebangkitan suatu bangsa adalah perjalanan panjang, berat, dan tidak ringan,” ujar Prabowo.

Kekayaan Alam Jadi Alasan Asing Datang ke Nusantara

Presiden mengajak hadirin memutar memori sejarah. Ratusan tahun lalu, kekuatan besar dunia berlomba menginjakkan kaki di Nusantara bukan tanpa alasan. Tujuannya satu: menguasai kekayaan alam yang melimpah.

“Yang ingin dikuasai adalah kekayaan alam kita. Kekuatan besar dunia datang ke Nusantara ratusan tahun lalu karena kita kaya dan mereka ingin menguasainya,” ungkap Prabowo.

Dari titik itulah ia membangun argumen tentang hilirisasi. Mengelola sumber daya alam sendiri, kata Prabowo, bukan sekadar pilihan kebijakan ekonomi. Itu soal keberanian.

“Bangsa yang dianugerahi kekayaan luar biasa tetapi tidak berani mengelolanya sendiri akan tetap miskin. Keberanian itu adalah menguasai dan mengolah sumber daya di negeri sendiri,” tegasnya.

Hilirisasi Disebut Jalan Satu-Satunya

Prabowo tidak menyisakan ruang ambigu soal arah kebijakan. “Hilirisasi adalah jalan satu-satunya untuk kita bisa lebih makmur,” tandasnya.

Hilirisasi industri adalah proses pengolahan bahan baku mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi di dalam negeri, sebelum dijual ke pasar domestik maupun ekspor. Kebijakan ini sudah digaungkan sejak pemerintahan sebelumnya, terutama untuk komoditas seperti nikel, bauksit, dan minyak sawit.

Di Cilacap, proyek hilirisasi tahap II difokuskan pada kilang minyak di Refinery Unit IV, salah satu kilang terbesar yang dioperasikan Pertamina. Proyek ini menjadi bagian dari visi pemerintah membangun industri pengolahan energi yang bertumpu pada kapasitas dalam negeri.

Nasionalisme Jadi Fondasi, Bukan Sekadar Retorika

Di luar soal ekonomi, Prabowo menyentil dimensi yang lebih dalam: nasionalisme. Ia menilai dinamika global saat ini terus menekan kondisi ekonomi banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Karena itu, persatuan bangsa bukan ornamen pidato, melainkan prasyarat bertahan.

“Saya meyakini dari sejarah dunia, satu-satunya jalan menuju kebangkitan bangsa adalah nasionalisme, cinta tanah air, dan persatuan nasional,” kata Prabowo.

Proyek hilirisasi tahap II ini menjadi salah satu agenda besar pemerintahan Prabowo di bidang ekonomi. Publik kini menunggu realisasi konstruksi dan target operasional kilang yang dijadwalkan dalam program tersebut.

Penulis: Novia Anggraini
Editor: Arif Budiman