Berita

MNC University Dorong Pariwisata Budaya Lewat Talkshow AR dan Rekonstruksi Narasi Lokal

8
×

MNC University Dorong Pariwisata Budaya Lewat Talkshow AR dan Rekonstruksi Narasi Lokal

Sebarkan artikel ini

Teras News — Industri pariwisata budaya Indonesia mendapat dorongan segar dari dunia akademik. MNC University menggelar talkshow sekaligus kuliah bersama yang mempertemukan gagasan rekonstruksi narasi lokal dengan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai kunci revitalisasi destinasi wisata budaya di tanah air.

Acara bertajuk Revitalisasi Destinasi Pariwisata Budaya melalui Rekonstruksi Narasi Lokal dan Inovasi Augmented Reality itu diselenggarakan oleh MNC University. Kegiatan ini mengangkat dua pendekatan yang berbeda namun saling melengkapi: menggali kembali cerita dan nilai lokal yang selama ini kurang ditonjolkan, serta memanfaatkan teknologi AR untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih imersif dan interaktif bagi pengunjung.

Augmented Reality sebagai Jembatan Wisata Budaya dan Generasi Digital

Teknologi AR memungkinkan pengunjung sebuah destinasi budaya untuk melihat rekonstruksi visual suatu situs sejarah atau pertunjukan tradisional langsung melalui layar ponsel mereka. Pendekatan ini dinilai relevan di era ketika wisatawan, khususnya generasi muda, mengharapkan pengalaman yang tidak sekadar melihat artefak statis di balik kaca museum.

Narasi lokal, di sisi lain, menjadi fondasi konten yang dibutuhkan teknologi tersebut agar bermakna. Tanpa cerita yang kuat dan autentik dari masyarakat setempat, visualisasi AR hanya akan menjadi atraksi kosong tanpa kedalaman budaya.

Forum Akademik sebagai Ruang Gagasan Pariwisata Masa Depan

Format talkshow dan kuliah bersama yang dipilih MNC University membuka ruang diskusi antara kalangan akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk merancang model pariwisata budaya yang berkelanjutan. Pariwisata berbasis budaya selama ini menghadapi tantangan klasik: bagaimana mempertahankan keaslian sekaligus tetap menarik bagi pasar wisatawan modern yang terus berubah seleranya.

Kegiatan seperti ini mencerminkan peran perguruan tinggi dalam menyumbang solusi konkret bagi sektor pariwisata nasional, bukan hanya menghasilkan riset yang berakhir di rak perpustakaan.

Penulis: Arif Budiman
Editor: Surya Dharma