Internasional

Oscar 2027 Atur Penggunaan AI: Kepengarangan Manusia Tetap Jadi Syarat Utama

17
×

Oscar 2027 Atur Penggunaan AI: Kepengarangan Manusia Tetap Jadi Syarat Utama

Sebarkan artikel ini

Teras News — Jumat (1/5), Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) atau The Academy merilis serangkaian perubahan aturan untuk Academy Awards 2027. Untuk pertama kalinya, lembaga prestisius di balik Piala Oscar itu secara resmi mengatur posisi kecerdasan buatan (AI) dalam proses seleksi penghargaan film paling bergengsi di dunia.

Aturan baru menyatakan bahwa penggunaan AI tidak secara otomatis mendiskualifikasi sebuah film dari nominasi. Namun The Academy menegaskan bahwa setiap kategori berhak menilai sejauh mana kontribusi manusia dalam proses kreatif sebuah karya. Lembaga itu juga berwenang meminta keterangan langsung dari tim pembuat film soal peran AI dan porsi kerja manusia di dalamnya.

Presiden The Academy Lynette Howell Taylor menyampaikan sikap resmi organisasi dalam pernyataannya. “Manusia harus berada di pusat proses kreatif. Seiring dengan terus berkembangnya AI, percakapan kita seputar AI juga akan ikut berkembang. Tetapi bagi The Academy, kami akan selalu menempatkan kepengarangan manusia sebagai pusat proses kelayakan penghargaan kami,” katanya.

Satu kategori yang mendapat garis tegas adalah skenario. Film yang ingin bersaing di kategori penulisan skenario wajib memastikan naskahnya ditulis oleh manusia. Tidak ada ruang kompromi di sana.

Kategori Film Internasional Diperluas, Festival Berlin hingga Busan Masuk Daftar

Perubahan lain yang tak kalah besar menyentuh kategori film internasional, yang selama ini banyak menuai kritik. The Academy memperluas syarat kelayakan dengan memasukkan film-film peraih penghargaan tertinggi dari festival kelas dunia. Sebelumnya, jalur masuk utama hanya melalui seleksi dari negara masing-masing.

Kini, film pemenang Palme d’Or di Cannes, Golden Lion di Venice, penghargaan Platform di Toronto, Golden Bear di Festival Film Internasional Berlin, penghargaan film terbaik di Festival Film Internasional Busan, serta Penghargaan Juri Utama Sinema Dunia di Festival Film Sundance semuanya memenuhi syarat masuk nominasi Oscar kategori film internasional.

CEO The Academy Bill Kramer menjelaskan alasan di balik ekspansi ini. “Seperti yang kami lakukan setiap tahun, kami membuat banyak perubahan yang menurut kami sangat cerdas dan progresif. Jelas, seiring dengan semakin mendunianya Akademi, kita perlu memikirkan bagaimana kita mengundang film-film internasional ke dalam percakapan Oscar,” ujarnya, seperti dilaporkan Channel News Asia, Sabtu (2/5).

Format pencantuman nominasi pun berubah. Mulai Oscar 2027, semua film internasional akan dicantumkan atas nama film itu sendiri, bukan atas nama negara atau wilayah asal. Penghargaan diserahkan kepada pembuat film, dan nama sutradara akan tertera di plakat Oscar setelah judul film dan negara.

“Itu benar-benar mencerminkan keinginan kami untuk menghormati tim kreatif film tersebut. Begitulah cara kami mendekati kategori lain,” kata Kramer.

Satu Aktor Bisa Masuk Nominasi Lebih dari Sekali dalam Kategori yang Sama

The Academy juga membuka peluang baru di kategori akting. Seorang aktor kini diizinkan masuk nominasi untuk lebih dari satu penampilan dalam satu kategori yang sama pada tahun yang sama. Aturan ini membuka skenario yang sebelumnya tidak mungkin terjadi di Oscar.

Perubahan menyeluruh ini sejalan dengan pola historis The Academy dalam merespons perkembangan teknologi. Lembaga tersebut sebelumnya juga pernah memperbarui standar penilaiannya ketika industri film beralih ke era suara, warna, hingga visual efek berbasis komputer (CGI). Pembaruan aturan soal AI mengikuti tradisi yang sama: teknologi baru diakui, tapi tidak dibiarkan menggantikan peran manusia sebagai poros utama seni perfilman.

Penulis: Dian Permata
Editor: Surya Dharma