Teras News — Permintaan Daihatsu Gran Max bekas melonjak di sentra penjualan mobil bekas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, dengan stok varian blind van kian sulit didapat karena tingginya minat pembeli yang mayoritas mencari kendaraan operasional.
“Kalau yang versi blind van, yang ada kacanya di kursi depan, itu memang lagi enggak banyak unitnya, peminatnya lagi tinggi,” kata Ronald, salah satu pedagang di WTC Mangga Dua, kepada CNBC Indonesia, Minggu (26/4/2026).
Ronald saat ini menjual tiga unit Gran Max dengan tahun produksi berbeda. Gran Max tipe 1.5 keluaran 2016 dilepas seharga Rp108 juta, tahun 2017 seharga Rp110 juta, dan varian Blind Van tahun 2021 seharga Rp141 juta.
Baca Juga:
Blind Van Susah Masuk, Minibus Tetap Laku
Pedagang lain, Bagas, merasakan hal serupa. Stok blind van sulit masuk ke lapak, sementara calon pembeli terus berdatangan.
“Iya, lagi banyak yang cari, yang blind van, mana unitnya susah juga buat dijual di sini,” ujar Bagas.
Varian minibus Gran Max, yang memiliki kaca penuh di baris penumpang, tetap bergerak. Namun kecepatan jualnya kalah dari blind van. “Kalau yang full kaca juga laku, tapi lebih laku yang blind van,” tambah Bagas.
Dugaan Kaitan dengan Operasional Dapur MBG
Bagas menduga lonjakan permintaan blind van terhubung dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah berjalan. Blind van, yakni kendaraan niaga ringan tanpa jendela di bagian kargo, lazim dipakai untuk mengangkut barang atau logistik makanan karena ruang muatnya lebih luas dan tertutup.
“Katanya sih buat kendaraan operasional, mungkin buat kendaraan operasional dapur MBG, mungkin ya, saya enggak tahu persis,” terang Bagas. Ia tidak memastikan tujuan penggunaan karena pembeli tidak menjelaskan secara rinci.
Dengan harga berkisar Rp108 juta hingga Rp141 juta untuk tahun produksi 2016 sampai 2021, Gran Max bekas memang menjadi pilihan ekonomis dibanding membeli unit baru. Bagi pelaku usaha kecil maupun operator katering yang membutuhkan kendaraan angkut segera, harga di kisaran tersebut jauh lebih terjangkau.
Stok Gran Max di WTC Mangga Dua mencakup dua varian utama: minibus dengan kaca penumpang lengkap dan blind van tanpa kaca di bagian belakang. Dari pantauan di lokasi, varian minibus masih relatif tersedia, sedangkan blind van nyaris selalu langsung terserap begitu masuk lapak pedagang.
Editor: Ratna Dewi