Teras News — Tembakan tiga angka RJ Barrett di ujung babak overtime membalikkan nasib Toronto Raptors. Dari yang nyaris tersingkir, tim Kanada itu kini berdiri sejajar 3-3 dengan Cleveland Cavaliers setelah menang 112-110 pada Gim 6 playoff NBA Wilayah Timur, Sabtu WIB.
Bola Barrett meluncur saat laga menyisakan 1,2 detik di masa tambahan waktu. Bukan masuk mulus, bola itu sempat memantul tinggi di tepi ring sebelum akhirnya jatuh ke dalam ring, memicu gemuruh penonton yang memadati Scotiabank Arena di Toronto. Satu momen, satu tembakan, dan seri ini kembali terbuka lebar.
Scottie Barnes Cetak 25 Poin dan 14 Assist
Scottie Barnes tampil sebagai motor utama Raptors malam itu dengan double-double 25 poin dan 14 assist. Barrett sendiri mencetak 24 poin, angka yang sama dengan Ja’Kobe Walter. Ketiganya menopang Raptors di tengah absennya Brandon Ingram yang mengalami cedera tumit kanan.
Baca Juga:
Status Ingram untuk Gim 7 masih belum jelas.
Di kubu Cavaliers, Evan Mobley mencatat 26 poin dan 14 rebound sebagai pencetak angka tertinggi. Donovan Mitchell menambah 24 poin. James Harden hampir menyempurnakan malam dengan triple-double, mengakhiri laga dengan 16 poin, sembilan rebound, dan sembilan assist, namun satu assist lagi tidak berhasil ia genapi.
Tembakan Mobley di Detik Terakhir Kandas di Tepi Ring
Cavaliers sebenarnya punya kesempatan menutup seri lebih cepat. Menjelang peluit akhir, Mobley melepaskan tembakan tiga angka yang bisa menjadi penentu. Bolanya hanya menyentuh bagian depan ring, tidak masuk.
Kesempatan itu musnah. Raptors lolos dari kekalahan.
Gim 7 dijadwalkan berlangsung pada Senin di markas Cleveland. Menurut catatan NBA yang dilaporkan Antara, tuan rumah selalu berhasil menang dalam enam Gim 7 sebelumnya di seri ini, sebuah rekor yang bisa menjadi penentu mental kedua tim sebelum bola pertama dilempar.
Bagi Raptors, perjalanan ke Cleveland berarti bertarung di kandang lawan tanpa kepastian soal kondisi Ingram. Bagi Cavaliers, Senin adalah kesempatan kedua untuk menutup seri di hadapan pendukung sendiri, setelah gagal melakukannya malam tadi.
Editor: Arif Budiman