Berita

Proyek PSEL Makassar Belum Terealisasi, Wali Kota Munafri Didesak Segera Bertindak

22
×

Proyek PSEL Makassar Belum Terealisasi, Wali Kota Munafri Didesak Segera Bertindak

Sebarkan artikel ini

Teras News — Kota Makassar masih bergulat dengan persoalan sampah yang belum tertangani secara sistematis, sementara proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Makassar hingga kini belum juga terwujud. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin pun mendapat desakan agar segera mengeksekusi proyek tersebut tanpa penundaan lebih lanjut.

PSEL Makassar Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang

Proyek PSEL dirancang untuk mengubah sampah menjadi sumber energi listrik, sebuah pendekatan yang sekaligus menekan volume timbunan sampah di kota. Dorongan agar Wali Kota Munafri segera mengambil tindakan nyata terhadap proyek ini mencerminkan kegelisahan banyak pihak atas lambatnya penanganan masalah persampahan di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan itu.

Teknologi PSEL atau Waste-to-Energy (WtE) sendiri bukan hal baru di dunia. Sejumlah kota besar di Asia, seperti Singapura dan Tokyo, sudah lama memanfaatkan teknologi ini untuk mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir (TPA) konvensional sekaligus menghasilkan listrik bagi warganya. Di Indonesia, pemerintah pusat sebenarnya sudah memasukkan PSEL ke dalam program prioritas nasional untuk beberapa kota besar, termasuk Makassar.

Tekanan Publik Menguat, Realisasi Proyek Jadi Prioritas Mendesak

Desakan kepada Munafri datang di tengah tekanan publik yang kian kuat soal pengelolaan sampah kota. Makassar sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di kawasan timur Indonesia menghasilkan volume sampah yang besar setiap harinya. Tanpa infrastruktur pengolahan yang memadai, beban terhadap TPA yang sudah ada terus bertambah.

Realisasi PSEL kini menjadi salah satu pekerjaan rumah paling mendesak yang harus diselesaikan Munafri sejak menjabat. Publik menunggu kepastian kapan proyek ini benar-benar bergulir di lapangan.

Penulis: Novia Anggraini
Editor: Arif Budiman