Berita

Nawal Arafah Yasin Ajak Guru PAUD Jadikan Tokoh NU sebagai Teladan Karakter Anak Sejak Dini di Kendal

7
×

Nawal Arafah Yasin Ajak Guru PAUD Jadikan Tokoh NU sebagai Teladan Karakter Anak Sejak Dini di Kendal

Sebarkan artikel ini

Teras NewsPendidikan karakter anak usia dini di Jawa Tengah kini diarahkan pada keteladanan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Nawal Arafah Yasin, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, mendorong para guru PAUD untuk menjadikan figur-figur ulama NU sebagai rujukan pembentukan karakter anak sejak usia paling awal.

Pesan itu disampaikan Nawal saat hadir dalam Gebyar Generasi Nahdliyin di Kendal. Acara yang mengusung tema “Aku Bangga Meneladani Tokoh NU” itu diselenggarakan oleh Ikatan Guru PAUD Nahdlatul Ulama.

Tokoh NU sebagai Cermin Karakter di Ruang Kelas PAUD

Nawal menekankan pentingnya memperkenalkan nilai-nilai keteladanan kepada anak-anak sejak usia dini. Menurut istri Gubernur Jawa Tengah itu, masa usia dini merupakan fase krusial dalam pembentukan watak dan kepribadian seseorang, sehingga tokoh-tokoh yang dikenalkan pada tahap ini akan meninggalkan jejak panjang dalam diri anak.

Para guru PAUD menjadi ujung tombak dalam proses ini. Mereka yang setiap hari berinteraksi langsung dengan anak-anak usia dini dinilai punya peran paling besar dalam menentukan nilai apa yang pertama kali diserap oleh generasi muda.

Gebyar Generasi Nahdliyin di Kendal

Kegiatan Gebyar Generasi Nahdliyin menjadi wadah pertemuan para guru PAUD yang tergabung dalam jaringan pendidikan Nahdlatul Ulama. Tema yang dipilih, “Aku Bangga Meneladani Tokoh NU”, mencerminkan arah program yang ingin mengangkat kembali nilai-nilai perjuangan dan keilmuan para ulama NU ke dalam kurikulum dan keseharian pembelajaran di tingkat PAUD.

Nawal hadir langsung dalam forum tersebut dan menyampaikan dorongannya kepada para pendidik yang hadir. Kehadiran Bunda PAUD Jawa Tengah di forum ini menunjukkan perhatian pemerintah provinsi terhadap penguatan pendidikan karakter yang berakar pada nilai-nilai lokal dan keagamaan.

Pendidikan karakter sejak usia dini memang menjadi salah satu prioritas dalam kebijakan pendidikan nasional. Anak usia dini, yang dalam dunia pendidikan umumnya didefinisikan sebagai anak berusia nol hingga enam tahun, berada pada periode emas perkembangan otak dan pembentukan kepribadian. Para pakar pendidikan menyebut periode ini sebagai waktu paling efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral, sosial, dan budaya.

Dengan menggandeng institusi pendidikan berbasis NU yang tersebar luas di Jawa Tengah, program penguatan karakter ini diharapkan menjangkau lebih banyak anak usia dini di berbagai daerah, termasuk di wilayah-wilayah yang selama ini minim akses terhadap program pendidikan karakter terstruktur.

Penulis: Ratna Dewi
Editor: Arif Budiman