Berita

Indonesia Tunda Penerbitan Panda Bond Rp 1 Miliar Dolar, Menkeu Sebut Banyak Investor China Minta Tambah Waktu

9
×

Indonesia Tunda Penerbitan Panda Bond Rp 1 Miliar Dolar, Menkeu Sebut Banyak Investor China Minta Tambah Waktu

Sebarkan artikel ini

Teras News — Jakarta, 29 Juni 2026 — Rencana penerbitan Panda Bond perdana Indonesia urung dilaksanakan sesuai jadwal. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi penundaan itu setelah sejumlah bank dan manajer investasi besar di China meminta tambahan waktu untuk mengikuti proses penerbitan surat utang berdenominasi Yuan tersebut.

Panda Bond adalah instrumen surat utang yang diterbitkan oleh entitas asing — dalam hal ini pemerintah Indonesia — di pasar domestik China menggunakan mata uang Yuan. Pemerintah menargetkan perolehan dana sekitar USD 1 miliar, setara 7 hingga 7,5 miliar Yuan, dari penerbitan perdana ini.

Semula, surat utang itu dijadwalkan meluncur antara akhir Juni atau awal Juli 2026. Namun penundaan tak dianggap sebagai kemunduran oleh Purbaya. “Ini merupakan awal yang bagus,” kata Purbaya, seraya menyebut besarnya minat investor China terhadap Panda Bond Indonesia sebagai alasan di balik permintaan perpanjangan waktu tersebut.

Penerbitan Panda Bond di pasar domestik China menandai langkah pemerintah Indonesia dalam mendiversifikasi sumber pembiayaan negara ke luar pasar konvensional berbasis Dolar AS atau Euro.

Penulis: Indah Lestari
Editor: Ratna Dewi