Berita

BTS Effect: Konser Boyband Korea Ini Dorong Ekonomi dari Hotel hingga UMKM

42
×

BTS Effect: Konser Boyband Korea Ini Dorong Ekonomi dari Hotel hingga UMKM

Sebarkan artikel ini

Teras News — Konser BTS bukan sekadar pertunjukan musik. Setiap kali boyband asal Korea Selatan itu menggelar pentas, gelombang penggemar yang dikenal sebagai ARMY turut menggerakkan berbagai sektor ekonomi secara bersamaan, mulai dari perhotelan, transportasi, hingga usaha kecil dan menengah di sekitar lokasi acara.

Besarnya dampak ekonomi dari konser BTS dikupas dalam program Profit CNBC Indonesia pada Jumat (12/6/2026).

ARMY Bukan Sekadar Penonton, Tapi Penggerak Belanja

Ribuan penggemar yang hadir dalam konser BTS tidak hanya membeli tiket. Mereka juga memesan kamar hotel, menggunakan layanan transportasi, membeli merchandise, hingga berbelanja di pedagang kecil sekitar venue. Efek berantai inilah yang kerap disebut para ekonom sebagai “BTS Effect”.

ARMY, sebutan resmi untuk penggemar BTS, dikenal sebagai basis penggemar yang sangat loyal dan berdaya beli tinggi. Banyak di antara mereka rela melakukan perjalanan jauh, bahkan lintas negara, hanya untuk menyaksikan idola mereka secara langsung. Fenomena ini membuat konser BTS sering diperlakukan bukan sebagai acara hiburan biasa, melainkan sebagai agenda ekonomi tersendiri bagi kota penyelenggara.

Sektor Perhotelan dan Transportasi Panen Rezeki

Hotel-hotel di sekitar lokasi konser biasanya mengalami lonjakan pemesanan dalam beberapa hari sebelum dan sesudah acara berlangsung. Tarif kamar pun kerap merangkak naik mengikuti tingginya permintaan. Layanan transportasi, baik taksi daring maupun angkutan umum, turut merasakan lonjakan penumpang yang signifikan.

Pedagang kaki lima dan UMKM yang beroperasi di sekitar venue konser juga mendapat berkah. Penjual makanan, aksesori, hingga barang bertema K-Pop bisa meraup omzet berlipat ganda dibanding hari biasa.

Skala Dampak yang Sulit Diabaikan

BTS sendiri merupakan salah satu grup musik dengan basis penggemar terbesar di dunia. Pengaruh ekonomi yang mereka ciptakan sudah pernah dikaji oleh sejumlah lembaga riset Korea Selatan, yang mencatat kontribusi grup ini terhadap pariwisata dan ekspor budaya negara tersebut mencapai angka sangat besar setiap tahunnya.

Bagi Indonesia, potensi serupa tentu ada jika konser bertaraf internasional digelar di sini. Kota penyelenggara bisa mendapat suntikan perputaran uang yang terasa nyata, bukan hanya bagi pengelola gedung atau promotor, tapi juga bagi warga biasa yang membuka lapak atau menawarkan jasa di sekitar lokasi.

Pertanyaan soal seberapa besar angka pasti dari efek ekonomi konser BTS masih terus jadi bahan diskusi. Yang jelas, fenomena ini memperlihatkan bahwa industri hiburan dan ekonomi rakyat bisa berjalan beriringan, asalkan ada persiapan dan pengelolaan yang matang dari pemerintah maupun pelaku usaha lokal.

Penulis: Surya Dharma
Editor: Ratna Dewi