Berita

Bank Jakarta Kantongi Laba Rp220 Miliar di Kuartal Pertama 2026, Acara Apresiasi Karyawan Tuai Dukungan

10
×

Bank Jakarta Kantongi Laba Rp220 Miliar di Kuartal Pertama 2026, Acara Apresiasi Karyawan Tuai Dukungan

Sebarkan artikel ini

Teras News — Minggu (27/4), ribuan karyawan Bank Jakarta memadati Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), dalam sebuah perhelatan bertajuk “Hari Bersama Bank Jakarta”. Acara yang menampilkan grup band legendaris Sheila On 7 dan sejumlah artis nasional itu kini memancing perdebatan publik, terutama karena digelar di tengah sorotan atas kinerja bank daerah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut.

Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) angkat bicara. Ketua Umum FPPJ Endriansyah justru membela keputusan manajemen Bank Jakarta menggelar acara apresiasi itu. Baginya, karyawan adalah tulang punggung pelayanan keuangan di Ibu Kota yang berhak mendapat penghargaan atas kerja keras mereka.

“Karyawan yang merasa dihargai oleh perusahaan akan memberikan dampak positif langsung terhadap kualitas pelayanan kepada nasabah, termasuk para pelaku UMKM di akar rumput,” kata Endriansyah di Jakarta, Senin (28/4).

Laba Rp220 Miliar dalam Satu Kuartal, Target Rp1 Triliun di 2026

Di balik kontroversi acara itu, ada angka yang dibawa FPPJ sebagai argumen utama. Bank Jakarta mencatat realisasi laba sebesar Rp220 miliar per Maret 2026. Proyeksi laba tahunan 2026 ditetapkan menembus Rp1 triliun.

Endriansyah menyebut pencapaian itu sebagai bukti kerja nyata manajemen. “Prestasi ini bukan sekadar angka, melainkan bukti efektivitas manajemen dalam melakukan efisiensi dan inovasi bisnis. Dengan perolehan laba Rp220 miliar hanya dalam satu kuartal, target Rp1 triliun di akhir tahun 2026 adalah sasaran yang sangat realistis dan membanggakan,” ujarnya.

Pandangan itu merespons kritik sebagian pihak yang menilai penyelenggaraan “Hari Bersama Bank Jakarta” tidak tepat waktu di tengah kondisi kinerja bank yang disebut sedang merosot. Endriansyah meminta publik melihat acara tersebut dari sudut pandang pengembangan budaya kerja korporasi yang profesional.

Dana Apresiasi Karyawan Dinilai Pemicu Transformasi Digital

Menurut FPPJ, alokasi dana untuk penguatan internal diharapkan menjadi pemicu semangat bagi jajaran Bank Jakarta guna mendorong akselerasi transformasi digital dan perluasan akses keuangan bagi warga Jakarta.

“Kami mendukung penuh langkah manajemen. Kita harus bangga dan terus mendukung bank milik daerah ini untuk tetap maju, profesional, dan menjadi motor penggerak ekonomi yang kuat di masa depan,” kata Endriansyah.

Produktivitas karyawan dan program apresiasi memang kerap menjadi perdebatan di lingkungan perusahaan, terlebih ketika kondisi keuangan sedang dalam sorotan publik. Dalam konteks perbankan daerah, program semacam ini kerap dikaitkan dengan upaya mempertahankan kualitas layanan di tengah persaingan dengan bank swasta nasional maupun bank digital yang terus berkembang.

Publik kini menunggu realisasi target laba Rp1 triliun Bank Jakarta di penghujung 2026, sekaligus memantau seberapa jauh dampak program apresiasi karyawan itu terhadap kualitas layanan yang dirasakan nasabah langsung, khususnya pelaku usaha kecil di Jakarta.

Penulis: Dian Permata
Editor: Ratna Dewi