Berita

Abimanyu dan Resky Bawa Indonesia ke Podium IHTTC 2026 di Sepang, Lagu Kebangsaan Berkumandang

7
×

Abimanyu dan Resky Bawa Indonesia ke Podium IHTTC 2026 di Sepang, Lagu Kebangsaan Berkumandang

Sebarkan artikel ini

Teras News — Dua pembalap muda Indonesia sukses mencuri perhatian di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, setelah naik podium dalam ajang Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026. Abimanyu Bintang Fermadi dan Resky Yusuf Hermawan tampil kompetitif di tengah persaingan ketat, dengan lagu Indonesia Raya akhirnya berkumandang di sana.

Ajang yang berlangsung pada 2–3 Mei itu digelar bersamaan dengan Malaysia Superbike Championship. Abimanyu, pembalap asal Yogyakarta, dan Resky dari Jawa Tengah, keduanya merupakan pembalap binaan Astra Honda Motor (AHM).

Resky Pimpin Race Pertama, Abimanyu Juara di Race Kedua

Race pertama berjalan penuh drama. Abimanyu memulai dari posisi kedua, Resky dari posisi ketiga. Abimanyu sempat memimpin di lap awal, tapi terlempar dari tiga besar memasuki lap kedua. Resky bertahan di depan hingga mendekati lap akhir, sebelum pembalap Thailand menyalipnya. Hasil akhir: Resky finis kedua, Abimanyu keempat.

Race kedua berbalik. Catatan waktu race pertama mengubah posisi start, Resky berangkat dari baris pertama, Abimanyu dari posisi keempat. Mulai lap keenam, keduanya bergantian memimpin dalam duel sengit menggunakan motor NSF250R.

Abimanyu akhirnya finis pertama. Resky yang mencoba manuver late braking di tikungan akhir melebar dan terpental ke posisi kelima. Kemenangan Abimanyu di race kedua itulah yang mengangkat Merah Putih ke puncak podium.

“Saya sangat senang karena bisa kembali ke puncak podium di race kedua ini, setelah kesulitan di race pertama,” kata Abimanyu, seperti dikutip dari keterangan resmi AHM, Minggu (4/5).

Penalti Menanti Abimanyu di Seri Berikutnya

Kemenangan Abimanyu tidak datang tanpa konsekuensi. Selebrasi yang dilakukannya sebelum melintasi garis finis membuatnya mendapat hukuman long lap penalty untuk putaran berikutnya. Long lap penalty adalah sanksi balap yang mewajibkan pembalap melewati jalur khusus yang lebih panjang di satu lap tertentu, otomatis memangkas waktu tempuhnya.

“Banyak masukan dari seluruh tim dan alhamdulillah saya bisa improve di race dua. Sayang, harus mendapatkan long lap penalti di race mendatang. Saya akan berjuang di seri berikutnya,” ujar Abimanyu.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyebut hasil di Sepang mencerminkan kerja keras kedua pembalap. “Kegigihan serta mentalitas yang kuat menjadi modal positif pembalap belia bersaing di level balap yang lebih tinggi,” katanya. Andy memastikan AHM terus mendampingi keduanya agar siap menghadapi persaingan yang lebih berat.

Seri Berikutnya Juli, Bersamaan Malaysia Superbike

IHTTC adalah ajang pembinaan pembalap muda di kawasan Asia Tenggara yang berada di bawah naungan Honda. Kompetisi ini kerap jadi batu loncatan menuju ajang yang lebih bergengsi di level Asia maupun dunia.

Abimanyu dan Resky dijadwalkan kembali turun di IHTTC 2026 pada Juli, sekali lagi bersamaan dengan Malaysia Superbike Championship. Dengan penalti yang membayangi Abimanyu dan Resky yang ingin menebus hasil kurang memuaskan di race kedua, persaingan di seri July itu dipastikan sama sengitnya.

Penulis: Novia Anggraini
Editor: Surya Dharma