Berita

8 Kombes Pol Dapat Posisi Direktur di Polda dalam Mutasi Polri Mei 2026

6
×

8 Kombes Pol Dapat Posisi Direktur di Polda dalam Mutasi Polri Mei 2026

Sebarkan artikel ini

Teras News — 8 perwira menengah berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) resmi mengisi sejumlah kursi direktur di kepolisian daerah (Polda) dalam gelombang mutasi Polri yang berlangsung pada Mei 2026. Rotasi ini menyasar posisi-posisi strategis di tingkat Polda, mulai dari Direktur Lalu Lintas (Dirlantas), Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus), Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum), hingga Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba).

Posisi Strategis yang Terisi Ulang

Keempat jabatan yang terisi ulang itu merupakan ujung tombak penegakan hukum di wilayah masing-masing Polda. Dirlantas menangani pengaturan dan penegakan hukum lalu lintas. Dirreskrimum membawahi penanganan kejahatan umum seperti pencurian, penganiayaan, dan pembunuhan. Dirreskrimsus menangani tindak pidana khusus termasuk korupsi dan kejahatan siber. Dirresnarkoba fokus pada pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polda setempat.

Mutasi di tubuh Polri merupakan hal rutin yang dilakukan secara berkala sebagai bagian dari manajemen sumber daya manusia organisasi kepolisian. Rotasi jabatan dilakukan untuk penyegaran, pengembangan karier perwira, serta penyesuaian kebutuhan operasional di lapangan.

Rotasi Berlaku di Sejumlah Polda

Delapan Kombes Pol yang mengalami mutasi itu ditempatkan di beberapa Polda, meski rincian nama perwira dan Polda tujuan masing-masing belum dirinci dalam pengumuman resmi yang dilaporkan Sindonews. Penempatan dilakukan sesuai kebutuhan organisasi dan rekam jejak perwira yang bersangkutan.

Pergantian pejabat di level direktur Polda berdampak langsung pada ritme kerja satuan reserse dan lalu lintas di wilayah tersebut. Pejabat baru biasanya memerlukan waktu penyesuaian sebelum program kerja berjalan penuh, sesuatu yang kerap dirasakan warga melalui perubahan pola penindakan atau pelayanan di lapangan.

Publik di wilayah-wilayah yang Polda-nya mendapat pejabat baru kini menunggu arah prioritas penanganan kasus dari para direktur yang baru dilantik tersebut.

Penulis: Dian Permata
Editor: Ratna Dewi