Berita

557 Jemaah Haji Ponorogo Diberangkatkan Dua Kloter, Plt Bupati Lisdyarita Titip Doa untuk Kabupaten

4
×

557 Jemaah Haji Ponorogo Diberangkatkan Dua Kloter, Plt Bupati Lisdyarita Titip Doa untuk Kabupaten

Sebarkan artikel ini

Teras News — 557 orang — itulah total jemaah calon haji asal Ponorogo yang diberangkatkan dalam dua kloter sekaligus pada Minggu (26/4/2026). Keberangkatan berlangsung dua kali dalam satu hari, dimulai dini hari sekitar pukul 01.00 untuk kloter SUG 19, kemudian disusul kloter SUG 20 sekitar enam jam berselang.

Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo menjadi saksi suasana haru yang berulang. Tangis pecah ketika bacaan Talbiyah menggema, sementara keluarga dan sanak saudara memeluk atau melambaikan tangan untuk terakhir kalinya sebelum rombongan bergerak.

Kloter SUG 19 Bawa 380 Orang, SUG 20 Bawa 177

Kloter SUG 19 membawa 380 jemaah, sedangkan kloter SUG 20 terdiri dari 177 orang. Keduanya terlebih dahulu menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, sebelum terbang ke Arab Saudi. Seluruh jemaah dijadwalkan kembali ke Ponorogo pada 5 Juni mendatang.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, yang hadir melepas kedua rombongan, tampak trenyuh. Ia menyampaikan pesan agar para jemaah meluruskan niat dan menjaga perilaku selama berada di Tanah Suci. “Mohon seluruh jemaah senantiasa menjaga niat serta perilaku selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” kata Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Lis.

Ia juga meminta jemaah menanggalkan ego demi menjaga kekompakan rombongan. Di penghujung pesannya, Bunda Lis menitipkan harapan kepada para jemaah. “Saya menitipkan doa kepada para jemaah untuk Kabupaten Ponorogo senantiasa mendapatkan keberkahan, kemajuan, serta jauh dari segala marabahaya,” harapnya.

Petugas Haji Siaga Dampingi Jemaah Selama di Arab Saudi

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Ponorogo, Marjuni, memastikan seluruh aspek pelayanan sudah disiapkan. Transportasi, pendampingan, hingga layanan kesehatan tercakup dalam kesiapan tersebut.

Marjuni meminta para jemaah tidak sungkan berkoordinasi dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), yang terdiri dari petugas kloter, tim pemandu, tim pembimbing, dan tim kesehatan. Kehadiran petugas pendamping relevan mengingat jutaan jemaah dari berbagai negara memadati Tanah Suci setiap musim haji, sehingga potensi risiko kesehatan maupun keselamatan perlu diantisipasi sejak dini.

Para jemaah Ponorogo kini menjalani ibadah haji lebih dari sebulan sebelum dijadwalkan tiba kembali di tanah air. Keluarga yang menunggu di rumah berharap seluruh rombongan pulang dalam keadaan sehat dan meraih predikat haji mabrur.

Penulis: Surya Dharma
Editor: Arif Budiman