Berita

4.651 Personel Gabungan Jaga Jakarta, Rekayasa Lalu Lintas Situasional Berlaku di Medan Merdeka

8
×

4.651 Personel Gabungan Jaga Jakarta, Rekayasa Lalu Lintas Situasional Berlaku di Medan Merdeka

Sebarkan artikel ini

Teras News — Ribuan warga yang melintas di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (25/4), harus bersiap menghadapi perubahan arus lalu lintas menyusul aksi penyampaian pendapat yang digelar sejumlah elemen mahasiswa di kawasan tersebut. Pihak kepolisian memberlakukan rekayasa arus kendaraan yang bersifat situasional di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan dan Monas.

Total 4.651 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi. Polda Metro Jaya menyiagakan 4.151 personel, terdiri dari 3.651 personel unsur Polri dan 500 personel TNI. Di luar itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menambah 500 personelnya sendiri untuk memperkuat pengamanan di lapangan.

Satpol PP Fokus Jaga Ketertiban, Koordinasi Lintas Instansi Diaktifkan

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menyatakan pasukannya disiagakan di beberapa titik wilayah ibu kota. “Sebanyak 500 personel Satpol PP kami kerahkan untuk membantu menjaga situasi agar tetap aman dan tertib,” kata Satriadi di Jakarta, Jumat.

Koordinasi lintas instansi pun diaktifkan. Satpol PP DKI bekerja sama dengan kepolisian, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan sejumlah instansi terkait lainnya guna memastikan aktivitas warga tidak terganggu secara berlebihan.

Rekayasa Lalu Lintas Situasional di Sekitar Monas

Rekayasa arus kendaraan diterapkan secara situasional, artinya petugas di lapangan akan menyesuaikan skema pengalihan berdasarkan perkembangan kepadatan massa. Titik utama yang terdampak mencakup Jalan Medan Merdeka Selatan dan kawasan Monas.

Warga yang terpaksa melintas di sekitar lokasi diminta mematuhi arahan petugas, berhati-hati saat berkendara, dan menyesuaikan rute perjalanan untuk menghindari kemacetan. Pihak kepolisian juga telah memetakan sejumlah langkah antisipasi terhadap dinamika situasi di lapangan.

Kepadatan personel sebesar ini mencerminkan skala pengamanan yang jauh melampaui aksi-aksi demonstrasi biasa di ibu kota. Publik masih menunggu perkembangan situasi hingga aksi mahasiswa selesai digelar.

Penulis: Dian Permata
Editor: Ratna Dewi