Teras News — Sebanyak 141 juta metrik ton (MT) batu bara telah diamankan untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional, dari total kebutuhan tahunan sebesar 154 juta MT. Dengan pasokan domestik yang dinilai cukup terjaga, ekspor batu bara kembali dibuka.
Artinya, masih ada selisih sekitar 13 juta MT yang belum terpenuhi dari total kebutuhan pembangkit sepanjang tahun ini. Pemerintah membuka kembali keran ekspor setelah memastikan sebagian besar kuota domestik sudah terpenuhi, guna mencegah pemadaman listrik bergilir yang bisa terjadi jika pasokan batu bara ke pembangkit terganggu.
Kebijakan mengamankan pasokan domestik sebelum ekspor dibuka kembali merujuk pada mekanisme Domestic Market Obligation (DMO), kewajiban yang mengharuskan produsen batu bara memprioritaskan kebutuhan dalam negeri sebelum menjual ke pasar internasional.
Baca Juga:
Berita Terkait
Editor: Surya Dharma