Berita

Soal TKA SMP Lebih Terkendali Setelah Kemkomdigi Dilibatkan, Kebocoran Tahun Lalu Jadi Pelajaran

9
×

Soal TKA SMP Lebih Terkendali Setelah Kemkomdigi Dilibatkan, Kebocoran Tahun Lalu Jadi Pelajaran

Sebarkan artikel ini

Teras News — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP yang baru selesai beberapa hari lalu berjalan lebih terkontrol dibanding tahun sebelumnya, setelah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk mengawasi jalannya ujian.

“Waktu SMA-SMK tahun lalu, memang kami belum melibatkan Kemkomdigi ya, jadi celah-celah untuk melakukan kecurangan cukup berpotensi. Tapi kalau SMP tahun ini, dengan kerja sama kami dengan Kemkomdigi jadi relatif lebih terkontrol, walaupun masih ada pengawas yang melakukan pemotretan, tapi relatif lebih terkendali dengan keterlibatan Kemkomdigi,” kata Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, di Posko Pemantauan TKA jenjang SD di Kompleks CBD BSD, Kota Tangerang Selatan, Senin (28/4).

Bocornya Soal TKA SMA Tahun Lalu Jadi Titik Balik

Kebocoran soal TKA jenjang SMA tahun lalu memaksa Kemendikdasmen berbenah. Tahun ini, untuk seluruh jenjang — SD, SMP, hingga SMA — kedua kementerian menyusun petunjuk teknis bersama yang mengatur pengamanan penyelenggaraan ujian secara digital. Pengawasan berbasis teknologi menjadi tulang punggung sistem baru ini.

Bagi siswa dan orang tua yang selama ini khawatir soal kecurangan dalam ujian nasional pengganti UNBK tersebut, perubahan ini terasa langsung. Hasil TKA yang bersih dari kebocoran berarti nilai yang diperoleh siswa mencerminkan kemampuan sesungguhnya — bukan hasil contekan atau soal yang beredar sebelum ujian dimulai.

TKA SD Berlangsung 20–30 April, Pengumuman Mulai 18 Mei

Ujian untuk jenjang SD masih berlangsung. Pelaksanaan TKA SD dijadwalkan mulai 20 hingga 30 April 2026. Siswa yang berhalangan hadir mendapat kesempatan ujian susulan pada 11–17 Mei 2026.

Pengumuman hasil TKA SD dijadwalkan pada 18–23 Mei 2026.

Toni menyebut kolaborasi antarlembaga pemerintah ini memberi dampak positif pada kepercayaan publik terhadap sistem ujian ke depan. “Hal ini menjadi langkah positif dalam menjaga integritas proses pelaksanaan TKA sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan TKA ke depan,” ujarnya.

Meski pengawasan lebih ketat, Toni mengakui pelanggaran belum sepenuhnya nol. Masih ditemukan pengawas yang memotret soal ujian. Kemendikdasmen sebelumnya diketahui telah melayangkan surat ke sejumlah Dinas Pendidikan terkait pelanggaran yang dilakukan pengawas TKA SMP.

Dilansir dari laporan Antara.

Penulis: Ahmad Fauzan
Editor: Arif Budiman